
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Istimewa)
JawaPos.com - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan pengisian jabatan komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus mengedepankan profesionalisme dan kompetensi. Pernyataan ini disampaikan Puan menyikapi atas polemik penunjukan sejumlah komisaris BUMN yang belakangan menjadi perhatian publik.
Salah satunya, penunjukan Mufli Budi Ananda sebagai Komisaris PT Krakatau Posco juga turut menarik perhatian publik. Mufli diketahui merupakan asisten pribadi (aspri) Raffi Ahmad.
Selain itu, penunjukkan terhadap Ginka Febriyanti Ginting yang dipercaya menjadi Komisaris PT Pertamina Retail (Pertare), anak usaha PT Pertamina (Persero).
Penunjukan Ginka menjadi sorotan karena usianya yang masih 28 tahun pada 2026. Selain itu, rekam jejaknya kembali diperdebatkan setelah muncul tudingan lama yang menyebut dirinya pernah menjadi koordinator aksi demonstrasi berbayar.
Puan menegaskan, DPR mendorong agar proses penetapan komisaris BUMN dilakukan dengan mempertimbangkan kapasitas.
"Terkait dengan penetapan-penetapan komisaris, tentu saja kami DPR mendorong untuk bisa nantinya ditetapkan orang-orang yang profesional dan kompeten ke depannya," kata Puan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/7).
Perhatian publik juga tertuju pada rangkap jabatan 24 wakil menteri yang merangkap jabatan sebagai komisaris di berbagai BUMN.
Rangkap jabatan tersebut tersebar di berbagai sektor strategis, mulai dari perbankan, energi, telekomunikasi, konstruksi, transportasi, hingga industri pupuk.
Isu tersebut semakin mengemuka setelah Mahkamah Konstitusi (MK) mengeluarkan Putusan Nomor 128/PUU-XXIII/2025. Dalam putusan itu, MK menegaskan bahwa wakil menteri merupakan pejabat negara yang dilarang merangkap jabatan sebagai komisaris maupun direksi di perusahaan negara ataupun perusahaan swasta.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
