Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 26 Mei 2026 | 01.13 WIB

Muscab DPC PPP se-Provinsi Banten, Mardiono Targetkan Berkontestasi dalam Pemilu 2029

Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP se-Provinsi Banten tahun 2026 resmi dibuka di Gapura Indra Function Hall, Kota Serang, Senin (25/5/2026). (Istimewa) - Image

Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP se-Provinsi Banten tahun 2026 resmi dibuka di Gapura Indra Function Hall, Kota Serang, Senin (25/5/2026). (Istimewa)

JawaPos.com – Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PPP se-Provinsi Banten tahun 2026 resmi dibuka di Gapura Indra Function Hall, Kota Serang, Senin (25/5). Kegiatan yang mengusung tema “Memperkuat Transformasi PPP Sukses Menuju Senayan” tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum DPP PPP, Muhamad Mardiono.

Dalam kesempatan itu, Mardiono menegaskan bahwa seluruh agenda partai harus terus berjalan sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pemilu 2029. Salah satu tahapan penting yang harus dipersiapkan sejak dini adalah proses verifikasi partai politik sebagai peserta pemilu.

Menurutnya, seluruh partai politik tentu memiliki target untuk kembali berkontestasi pada Pemilu 2029. Oleh sebab itu, PPP saat ini tengah menjalankan berbagai agenda organisasi guna memenuhi persyaratan verifikasi yang diperkirakan dimulai pada awal tahun 2027.

“Keinginan partai yang lain yaitu untuk ikut berkontestasi dalam Pemilu tahun 2029. Nah syarat nanti untuk ikut berkontestasi tentu ada tahapannya, yaitu tahapan untuk memenuhi verifikasi pemilu,” ujar Mardiono kepada Ruang Bicara.

Ia menjelaskan, berbagai agenda internal yang saat ini dilaksanakan PPP merupakan bagian dari amanat konstitusi negara. Karena itu, seluruh kader diminta tetap menjaga soliditas dan kebersamaan meskipun terdapat perbedaan pandangan di internal partai.

“Kalau di PPP ada orang yang berbeda pandangan dalam muktamar, ada berbeda pandangan dalam muswil, ada berbeda pandangan nanti dalam muscab itu tidak ada masalah. Itu bisa diselesaikan melalui musyawarah,” katanya.

Mardiono menilai perbedaan pendapat merupakan hal yang wajar dalam sistem demokrasi. Namun demikian, ia mengingatkan agar dinamika internal tersebut tidak sampai menghambat jalannya roda organisasi maupun agenda konstitusi partai.

Ia pun mencontohkan berbagai dinamika politik nasional, mulai dari Pemilu Presiden hingga Pilkada serentak yang tetap berjalan meskipun diwarnai perbedaan pandangan maupun sengketa politik.

“Negara atau pemerintah daerah itu tidak boleh berhenti. Ini juga sama. Partai ini adalah amanah konstitusi negara dan negara kita adalah negara demokrasi,” tegasnya.

Mardiono juga mengibaratkan dinamika internal partai seperti pelaksanaan salat Jumat yang tetap berlangsung meski terdapat perbedaan pendapat di tengah masyarakat.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore