
ILUSTRASI: Ribuan eskavator dipesan untuk menggarap lumbung pangan di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. (Istimewa)
JawaPos.com - Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indeks Data Nasional, Ayip Tayana tidak sepakat tentang anggapan negara tengah menjajah rakyat Papua melalui proyek Food Estate. Dia menilai narasi dalam Film Pesta Babi tidak tepat.
Ayip mengingatkan kepada masyarakat agar tidak langsung menghakimi kondisi Proyek Strategis Nasional atau PSN di Merauke, Papua Selatan. Kritik yang disampaikan kepada pemerintah perlu memegang prinsip demokrasi.
“Narasi Papua sedang dijajah karena proyek Food Estate itu menurut saya berbahaya. Karena kalimat itu bukan lagi sekadar kritik pembangunan, tapi sudah masuk pada delegitimasi negara. Masa negara mau menjajah rakyatnya sendiri?” kata Ayip, Jumat (22/5).
Ayip mengatakan, pemerintah berusaha untuk membangun Papua. Seperti dengan membuat kebijakan dana Otonomi Khusus, pembangunan infrastruktur, jalan, bandara, pelabuhan, rumah sakit, sekolah, hingga akses internet.
Meski begitu, Ayip tak memungkiri masih terdapat banyak kekurangan dalam pembangunan yang dilakukan pemerintah.
“Memang belum sempurna, tapi jangan juga berpura-pura seolah-olah negara tidak pernah membangun Papua,” imbuhnya.
Ayip menyampaikan, pembangunan pemerintah tidak boleh terus dipandang sebelah mata. Apalagi jika dibuat narasi negatif.
“Kalau ada investasi masuk disebut eksploitasi. Ada jalan dibangun, dibilang eksploitasi. Ada Food Estate disebut penjajahan gaya baru. Lalu kita mau apakan Papua? Apakah kita mau Papua tetap hutan semua? Harga barang-barang di Papua tetap mahal? Warganya tetap miskin? Kan tidak mau begitu. Papua juga Indonesia, dan masyarakat Papua berhak maju,” jelasnya.
Menurutnya, selama ini pemerintah banyak dikritik karena dianggap tidak bisa memajukan Papua. Oleh karena itu, pembangunan yang sedang berjalan harus didukung agar memberikan dampak bagi masyarakat.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
