
Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan bakal melantik Komite Reformasi Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/11). Pelantikan rencananya bakal digelar sekitar pukul 16.00 WIB.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, membenarkan bahwa Presiden Prabowo akan melantik Komite Reformasi Polri sore ini.
"Saya dilantik atau tidak, saya belum tahu. Tapi betul nanti jam 16.00 WIB akan ada pelantikan Komite Reformasi Polri," kata Yusril kepada wartawan, Jumat (7/11).
Namun, Yusril belum membeberkan siapa saja yang akan dilantik dan tergabung ke dalam Komite Reformasi Polri. Ia meminta semua pihak untuk menunggu pelantikan tersebut.
"Tapi siapa saja yang akan dilantik, saya belum tahu. Saya memang diundang hadir ke acara itu, tapi belum tahu apa akan dilantik atau tidak. Nanti didengar saja ketika Keppresnya dibacakan," tegasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto berencana membentuk Komite Reformasi Polri sebagai langkah memperkuat institusi Kepolisian. Komite tersebut akan diisi oleh sembilan anggota yang dipilih langsung oleh Presiden Prabowo.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira, menekankan bahwa reformasi Polri harus berorientasi pada perlindungan hak asasi manusia (HAM), transparansi, dan akuntabilitas publik. Terlebih, Komite Reformasi Polri akan diisi dari kalangam profesional.
“Reformasi Polri bukan sekadar restrukturisasi birokrasi, tapi perubahan mendasar pada tata kelola dan budaya organisasi. Ini harus memastikan bahwa hak-hak warga negara, terutama kelompok rentan, terlindungi secara nyata,” ujar Andreas kepada wartawan, Senin (6/10).
Andreas menyambut baik masuknya sejumlah tokoh independen seperti Mahfud MD, Yusril Ihza Mahendra, dan Jimly Asshiddiqie dalam struktur tersebut. Menurutnya, kehadiran mereka diharapkan mampu memberi harapan akan adanya kontrol eksternal yang kuat terhadap Polri.
“Terutama dalam meninjau praktik operasional dan kebijakan internal yang berdampak pada hak-hak warga negara,” pungkasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
