
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin saat melakukan kunjungan kerja ke Bandung, Jawa Barat, Rabu (5/11).
JawaPos.com - Langkah Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dalam memanfaatkan aset tidur (idle asset) milik BUMN dan pemerintah, untuk dijadikan pusat bisnis bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dinilai merupakan langkah inovatif dan strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi nasional.
Pernyataan itu disampaikan Anggota DPR RI, Rivqy Abdul Halim, saat membersamai kunjungan Menko PM Muhaimin Iskandar ke Bandung, Jawa Barat.
“Ini langkah konkret dan kreatif. Banyak aset yang berada di lokasi strategis dan seharusnya dapat difungsikan untuk mendukung pertumbuhan UMKM serta sektor ekonomi kreatif,” kata Gus Rivqy, sapaan akrab Rivqy Abdul Halim, di Bandung, Rabu (5/11).
Menurutnya, UMKM telah menjadi tulang punggung ekonomi Indonesia dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional. Karena itu, setiap kebijakan yang memperluas akses dan ruang usaha bagi UMKM patut didukung secara kolektif.
Rivqy juga menegaskan, pemanfaatan aset tidak produktif menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat akan memberikan dampak langsung terhadap penciptaan lapangan kerja dan penguatan daya saing lokal.
Sebagai Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PKB di Komisi VI DPR RI, Gus Rivqy memastikan pihaknya siap berkolaborasi dengan Kemenko PM untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset BUMN yang tidak aktif. Ia menilai langkah Menko PM Cak Imin selaras dengan fungsi pengawasan dan kemitraan Komisi VI terhadap BUMN.
“Kami siap bekerja sama dengan BUMN, mitra kerja Komisi VI, untuk memfasilitasi program ini. Saya juga melihat keseriusan Pak Muhaimin yang turun langsung meninjau lokasi Pasar 1001 Malam di kawasan Laswi Heritage, Bandung,” ujarnya.
Selain perannya di DPR, Gus Rivqy yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) itu menilai, inisiatif Pasar 1001 Malam merupakan wujud nyata dukungan pemerintah terhadap pelaku UMKM dan sektor kreatif. Program ini dinilai mampu membuka ruang promosi, kolaborasi, dan jejaring antarpelaku usaha dari berbagai bidang.
“Pertumbuhan UMKM dan ekonomi kreatif memberi kontribusi besar pada perekonomian, tetapi banyak pelaku yang masih kesulitan memasarkan produk. Melalui Pasar 1001 Malam, pemerintah hadir membantu promosi dan pengembangan produk mereka,” pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
