
Sekjen PPP terpilih versi Muktamar X periode 2025–2030, Taj Yasin Maimoen didampingi tokoh PPP Romahurmuziy menyerahkan berkas hasil muktamar ke Kemenkum di Jakarta, Rabu (1/10). (Istimewa)
JawaPos.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) terpilih versi Muktamar X periode 2025–2030, Taj Yasin Maimoen alias Gus Yasin, didampingi tokoh PPP Romahurmuziy atau Rommy mendatangi kantor Kementerian Hukum (Kemenkum) di Jakarta, Rabu (1/10).
Rombongan PPP kubu Agus Suparmanto tiba sekitar pukul 16.00 WIB dengan mengenakan seragam khas partai Ka'bah berwarna hijau. Mereka turut membawa sebuah kotak berisi berkas hasil muktamar yang diserahkan ke pihak Kemenkum.
"Kami menyerahkan hasil Muktamar X. Kami ingin melanjutkan untuk mentaati aturan-aturan yang berlaku di negara kita, yaitu mendaftarkan putusan Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan untuk meminta pengesahan hasil Muktamar X," kata Gus Yasin saat menyerahkan berkas.
Ia menjelaskan, sejumlah berkas yang diserahkan ke Kemenkum di antaranya berupa surat pengesahan AD/ART, pengesahan SK, daftar hadir, hingga berita acara rapat formatur dan dokumentasi Muktamar X di Mercure Ancol.
"Sama surat dari Mahkamah Partai yang alhamdulillah sudah diserahkan," jelas Gus Yasin.
Ia mengungkapkan, pihaknya baru mendaftarkan pengurus inti yang terdiri dari Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal. Ia pun menegaskan, Muktamar X PPP tidak mungkin menghasilkan dua keputusan.
"Maka ini kami sampaikan, kita juga mengajukan dengan pengurus ya. Pengurus muktamar mengajukan kepada Mahkamah Partai untuk memberikan surat pengantar, pengesahan kami hasil dari muktamar," tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum PPP terpilih versi Muktamar X, Agus Suparmanto, menyampaikan rencana pendaftaran kepengurusan ke Kemenkum. Ia mengklaim terpilih sebagai Ketua Umum PPP periode 2025–2030 dalam Muktamar X yang digelar di Hotel Mercure, Ancol, pada Sabtu (27/9).
"Ya, kami akan lakukan segera pendaftaran ke Kumham. Segera setelah itu, otomatis hari Minggu nanti segera (daftar Kemenkum)," ucap Agus di Ancol, Minggu (28/9).
Agus mengaku bersyukur PPP berhasil menuntaskan Muktamar X. Menurutnya, perbedaan pandangan dalam forum muktamar merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari proses demokrasi kepartaian.
“Dinamika ini dialami oleh semua partai bahkan juga ormas. Setelah partai selesai, kita bersatu lagi, bertegur sapa, berangkulan lagi dalam menyatukan langkah bersama, membangun dan membesarkan PPP,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan muktamar harus dilihat sebagai momentum penyatuan langkah, bukan perpecahan.
“Tidak boleh di antara kita larut dengan muktamar, karena muktamar sudah selesai dengan semua keputusan yang diambil. Saatnya kita menatap ke depan dan mengayunkan langkah bersama,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022