
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato kenegaraan dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2026 beserta Nota Keuangannya saat Sidang Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2025-2
JawaPos.com - Dalam pidato kenegaraan yang disampaikan dalam sidang tahunan MPR pada Jumat pekan lalu (15/8), Presiden Prabowo Subianto sempat mengeluarkan peringatan keras yang ditujukan kepada para jenderal dan mantan jenderal. Baik yang berlatar belakang TNI maupun Polri. Dia meminta mereka tidak main-main dengan tambang.
Atas peringatan keras tersebut, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Wamenko Polkam) Lodewijk Freidrich Paulus menyampaikan bahwa aturan hukum yang dibuat di Indonesia tidak pandang bulu. Dia menyatakan bahwa undang-undang mengikat pada semua orang. Termasuk para jenderal dan mantan jenderal.
”Namanya peraturan atau undang-undang kan tidak pandang bulu. Tidak mengatur kalau jenderal boleh melanggar, kalau itu boleh melanggar. Semuanya, tentunya di depan mata hukum tetap sama,” ungkap Lodewijk saat dikonfirmasi oleh awak media.
Wakil menteri berlatar belakang jenderal TNI AD itu pun menyampaikan bahwa urusan tambang sempat hendak dikoordinasi oleh Kemenko Polkam. Mereka berniat membentuk desk khusus yang menangani persoalan tambang. Namun demikian, hal itu urung dilaksanakan karena Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sudah mengambil langkah strategis.
”Masalah tambang ilegal tadinya kami akan membentuk desk. Tetapi, karena Kementerian ESDM sudah membentuk dirjen baru, maka kami monitor apa yang dilakukan oleh Kementerian ESDM terkait dengan itu. Nanti kami monitor hasilnya seperti apa. Karena dirjen itu baru dibentuk. Kita tunggu hasil kerjanya seperti apa,” ucap Lodewijk.
Sebelumnya, Presiden Prabowo mengingatkan agar tidak ada yang main-main dengan tambang. Apalagi sampai menyelundup. Sebagai seorang presiden berlatar belakang militer dengan pangkat jenderal, Prabowo mengingatkan kepada junior-juniornya untuk tidak main-main. Sebab, negara akan bertindak secara tegas bila ditemukan pelanggaran.
”Dan saya beri peringatan. Apakah ada orang-orang besar, orang-orang kuat, jenderal-jenderal dari manapun. Apakah jenderal dari TNI, atau jenderal dari polisi, atau mantan jenderal. Tidak ada alasan, kami akan bertindak atas nama rakyat,” tegas Prabowo dalam pidato kenegaraan.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
