Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Agustus 2025 | 02.11 WIB

Ramai Fenomena Rojali-Rohana, Anggota DPR Minta Pemerintah Beri Stimulus Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

Ketua DPW PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah. (Istimewa) - Image

Ketua DPW PAN Jawa Barat, Ahmad Najib Qodratullah. (Istimewa)

JawaPos.com - Anggota Komisi XI DPR RI Ahmad Najib Qodratullah menyoroti fenomena rombongan jarang beli (Rojali) dan rombongan hanya nanya (Rohana). Menurutnya, perlu ada stimulus dari pemerintah guna meningkatkan daya beli masyarakat.

Najib mengatakan, fenomena Rojali-Rohana ini ramai diperbincangkan karena terjadi di kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pemerintah memegang peran penting untuk membawa perubahan.

“Saya pikir saatnya semua komponen bekerja sama untuk mengatasi daya beli masyarakat. Stimulus pemerintah perlu betul betul memberikan efek langsung terhadap kemampuan daya beli masyarakat,” kata Najib kepada wartawan, Kamis (31/7).

Najib mengatakan, bantuan langsung tunai atau BLT diyakini mampu mendongkrak daya beli masyarakat. Meski begitu, harus ada pengawasan ketat dalam penyalurannya.

“Saya melihat bahwa BLT masih opsi yang baik untuk dilakukan dengan menambahkan pengawasan baik itu terhadap siapa yang berhak menerima BLT atau bukan,” imbuhnya.

Sekretaris Fraksi PAN DPR RI ini menuturkan, penggunaan bantuan langsung tunai atau BLT kepada masyarakat juga perlu dipantau penggunaanya. Supaya uang tersebut tidak disalahgunakan, terutama untuk judi online (judol) dan pinjaman online (pinjol).

“Bahkan penggunaanya pun perlu dipantau dengan baik karena ada sinyalemen kuat judol dan pinjol turut melemahkan daya beli masyarakat,” jelasnya.

Di sisi lain, legislator asal Dapil Jawa Barat ini berharap pemerintah dapat terus mengoptimalisasikan program ketahanan pangan sehingga fokus terus terjaga demi mendongkrak daya beli masyarakat saat ini.

“Pemerintah perlu terus optimalisasi program ketahanan pangan sehingga fokus terus terjaga,” tandas Najib.

Sekedar informasi, fenomena Rojali dan Rohana menjadi sorotan beberapa waktu terakhir. Rojali adalah istilah untuk rombongan jarang beli, sedangkan Rohana merupakan akronim dari rombongan hanya nanya. Dua istilah itu mengacu pada fenomena pengunjung yang datang ke pusat perbelanjaan atau mal, tapi tidak membeli barang.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore