
Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Turkiye Racip Tayyip Erdogan di Istana Kepresidenan Turkiye. (Setpres).
JawaPos.com - Situasi di Palestina khususnya Gaza tak luput dalam pembicaraan antara Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Turkiye Racip Tayyip Erdogan di Istana Kepresidenan Turkiye, Ankara, Kamis (10/4) waktu setempat. Keduanya sepakat untuk sama-sama memperjuangkan kemerdekaan Palestina.
“Kita terus bersama-sama akan mendukung kemerdekaan Palestina," kata Prabowo dalam pernyataan pers bersama Erdogan.
Prabowo menerangkan, dalam kesempatan tersebut, kedua pemimpin juga bertukar pandangan terkait isu-isu geopolitik global. Indonesia dan Turkiye sepakat untuk terus berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.
"Kami juga mendukung stabilitas di Suriah, dan perdamaian di Ukraina. Kedua pihak bersepakat untuk terus saling membantu dalam memperjuangkan hal-hal ini,” ucap Prabowo.
Presiden Erdoğan pun menyampaikan komitmen pemerintahannya untuk terus meningkatkan hubungan di seluruh kerangka internasional seperti PBB, G20, D8, dan MIKTA. Turkiye juga menghargai posisi Indonesia terhadap isu Palestina.
"Pada masa mendatang kami akan terus bekerja bersama Indonesia dalam hal rekonstruksi Gaza dan juga dalam mempertahankan hak Palestina," ucap Presiden Erdoğan.
Sebelumnya, saat pidato di hadapan Parlemen Turkiye, Presiden Prabowo Subianto menyentil negara-negara pro demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM), namun abai dengan penderitaan yang dialami rakyat palestina.
Prabowo mengatakan, situasi keadaan dunia saat ini penuh dengan ketidakpastian. Hal itu, kemudian diperparah dengan perilaku menindas yang dilakukan bangsa besar terhadap bangsa yang lebih lemah.
"Terutama saudara-saudara kita di palestina," kata Prabowo dalam pidato yang disiarkan akun parlemen Turkiye, Türkiye Büyük Millet Meclisi, TBMM.
Prabowo mengatakan, saat ini banyak negara yang setiap hari berbicara demokrasi dan Hak Asasi Manusia (HAM). Namun sayangnya, hal itu tidak berlaku saat memandang situasi di Palestina. Di mana ada banyak anak-anak atau perempuan di bom sampai kehilangan nyawa dan segalanya.
"Banyak negara diam pura-pura ga tahu dan pura-pura itu bukan pelanggaran Hak asasi manusia," kata Prabowo.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
