Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 25 Agustus 2024 | 20.12 WIB

PKPU Ikuti Putusan MK, Nasib Tiket Anies Baswedan Maju di Pilgub Jakarta Tergantung PDIP

Anies Baswedan menyapa wartawan usai menggelar pertemuan di kantor DPD PDI Perjuangan, Cakung, Jakarta, Sabtu (24/8/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Anies Baswedan menyapa wartawan usai menggelar pertemuan di kantor DPD PDI Perjuangan, Cakung, Jakarta, Sabtu (24/8/2024). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com – Dinamika politik bergerak cepat setelah DPR batal merevisi UU Pilkada. Kemarin (24/8) Anies Baswedan datang ke kantor DPD PDI Perjuangan (PDIP) Jakarta. Pertemuan itu disinyalir merupakan pertanda bahwa PDIP bakal mengusung Anies untuk maju sebagai calon gubernur (cagub) Jakarta.

Anies datang bersama koleganya, Sahrin Hamid dan Tom Lembong, pada pukul 12.30. Sebelum rapat, Anies sempat meminta izin untuk salat Duhur. Pertemuan berlangsung hingga pukul 14.20.

”Beliau ini kangen sama saya. Mau ketemu saya. Udah lama nggak ketemu. Boleh dong,” canda Ketua DPD PDIP Jakarta Adi Wijaya.

Dalam pertemuan itu, Aming –sapaan akrab Adi Wijaya– membenarkan bahwa salah satu pembahasan terkait dengan pilgub Jakarta. Apakah PDIP akan mengusung Anies di pilkada Jakarta? ”InsyaAllah,” kata Aming.

Dia menyatakan, penentuan calon yang bakal diusung PDIP diputuskan Megawati Soekarnoputri. Rencananya, Aming memfasilitasi Anies untuk bertemu dengan Megawati. ”Insya Allah secepatnya,” ujarnya kepada awak media. Masih ada waktu untuk menjalin pertemuan tersebut sebelum pendaftaran di KPU dibuka pada 27–29 Agustus.

Sementara itu, Anies menyebut pertemuannya membahas banyak hal. Memang salah satunya terkait dengan Pilkada 2024. Namun, dia memastikan obrolan soal calon gubernur itu sama sekali tak menyinggung keputusan. ”Karena semua itu di luar kewenangan kita,” katanya.

Anies juga belum menjawab terang soal siap masuk ke PDIP atau tidak jika nanti diusung di pilgub. Dia kembali menegaskan, sebelum keputusan dibuat DPP PDIP, dirinya belum bisa memberikan penjelasan lebih banyak.

Seusai Putusan MK No 60/PUU-XXII/2024, kans PDIP untuk mengusung calon sendiri di berbagai daerah, termasuk Jakarta, memang terbuka lebar. Namun, untuk daerah-daerah penting di seperti Jakarta, Jatim, Jateng, dan Jabar, PDIP memang belum mengumumkan jagoan yang bakal diusung. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengungkapkan bahwa dukungan untuk beberapa provinsi tersebut akan disampaikan langsung oleh Megawati.

Pengamat politik Ujang Komarudin menyebut langkah Anies datang ke DPD PDIP Jakarta itu sebagai strategi mencari tiket untuk maju pilkada Jakarta. ”Sowan dan mendatangi untuk berdiskusi itu sebagai langkah awal menjalin komunikasi,” katanya.

Menurut dia, peluang Anies untuk maju dalam kontestasi hanya tinggal di PDIP. Sebab, koalisi jumbo KIM Plus telah mendeklarasikan jagoannya di Jakarta. Meski begitu, dia menyatakan bahwa sinyal PDIP untuk mengusung Anies belum bisa dipastikan. Sebab, PDIP memiliki sejumlah nama yang bisa diajukan di Jakarta. Salah satunya adalah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. ”Keputusan sekarang memang tinggal di tangan Megawati,” ujarnya. (elo/lyn/c14 /c12/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore