
KAWAL MUNAS: Agus Gumiwang memberikan keterangan kepada wartawan setelah rapat pleno di gedung DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa (13/8). (FEDRIK TARIGAN/JAWA POS)
JawaPos.com - Dinamika politik di Partai Golkar bergerak cepat setelah Airlangga Hartarto mundur dari ketua umum.
Kemarin Wakil Ketua Umum Partai Golkar Agus Gumiwang Kartasasmita resmi didapuk sebagai pelaksana tugas (Plt) ketua umum Partai Golkar. Keputusan itu diambil dalam rapat pleno Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar yang digelar di kantor DPP Golkar, Jakarta, tadi malam.
Rapat pleno berlangsung relatif singkat. Dimulai sekitar pukul 19.00 WIB, pleno berhasil dituntaskan dalam kurun waktu 1,5 jam. Penetapan Plt tersebut disampaikan langsung oleh Agus setelah rapat pleno. ’’Secara musyawarah dan mufakat, saya diberi amanah untuk memimpin Partai Golkar sebagai Plt ketua umum,’’ ujarnya kepada media.
Tugas utamanya adalah mengantarkan Golkar menuju agenda rapat pimpinan nasional (rapimnas) dan musyawarah nasional (munas) ke-11. Rapimnas akan digelar di Jakarta pada 20 Agustus dan dilanjutkan dengan munas pada malam harinya.
Lancarnya proses penunjukan Plt, kata Agus, menunjukkan kualitas Partai Golkar yang sudah dewasa. Kendati menghadapi dinamika apa pun, Golkar bisa melewatinya. ’’Partai Golkar bisa dan tetap menjaga soliditas di antara kader, di antara internal partai,’’ jelasnya.
Dia juga menegaskan, pasca mundurnya Airlangga Hartarto, berbagai keputusan strategis tidak akan berubah. Misalnya dalam hal pilkada maupun sikap pemerintahan ke depan. Golkar akan tetap men-support pemerintahan Prabowo-Gibran.
Dalam rapimnas, Golkar hanya akan membahas satu agenda. Yakni, menentukan agenda munas. Sedangkan munas, agenda utama yang akan dilaksanakan adalah memilih ketua umum baru definitif. ’’Karena dalam menghadapi agenda kenegaraan yang dalam waktu dekat, kita butuhkan ketua definitif,’’ tuturnya.
Mengenai siapa sosok yang akan memimpin Golkar, Agus enggan berkomentar dan meminta menunggu proses munas. Dia juga enggan berkomentar terkait isu perubahan AD/ART maupun struktur baru partai.
Sebelumnya, beredar isu mengenai kans perubahan AD/ART untuk mengakomodasi calon Ketum tertentu yang belum memenuhi aturan. Selain itu, ada juga wacana untuk mengakomodasi jabatan Joko Widodo di struktur dewan pembina.
Sementara itu, kans Bahlil Lahadalia untuk menjadi ketua umum definitif Partai Golkar terus menguat. Kemarin puluhan perwakilan DPD Golkar disebut sudah menyampaikan aspirasi agar menteri investasi tersebut bisa menjadi pengganti Airlangga.
Klaim itu disampaikan Ketua Dewan Pembina Bapilu Partai Golkar Idrus Marham kemarin. Idrus mengatakan, sebagai mantan Sekjen, dirinya mengenal dan sudah berkomunikasi dengan jajaran DPD provinsi.
Dalam pembicaraan itu, mayoritas DPD menghendaki Bahlil melanjutkan kepemimpinan Golkar. ’’Yang rilis kalau enggak salah sudah 34 DPD,’’ ungkapnya di Jakarta kemarin. Bahkan, dia optimistis dalam waktu dekat bisa bulat menjadi 38 DPD.
Seperti diketahui, Bahlil pernah menjabat bendahara DPD Golkar Papua. Idrus memerinci, setidaknya ada lima kelebihan Bahlil. Mulai dari kiprah profesional yang jelas, punya jiwa kader, berprestasi, memiliki komunikasi yang baik, hingga lahir dari sebuah proses.
Kualitas itu dia nilai terlihat dari kiprahnya sebagai pengusaha, mantan ketua Hipmi, mantan bendahara HMI, hingga sekarang di pemerintahan. ’’Ada modal sosial,’’ ucap mantan Sekjen Golkar tersebut.
Saat disinggung mengenai keterpenuhan syarat, baginya sudah tidak ada hambatan. Kewajiban pernah aktif minimal di kepengurusan pusat atau provinsi dinilai sudah terpenuhi. Bahkan, Idrus menyebut, di era dirinya, Bahlil dilantik sebagai bendahara DPD Golkar Papua.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
