
Presiden Joko Widodo saat memberi siaran press ke awak media di Ibukota Nusantara.
Akhir Pekan, Tiga Bacapres Gerilya Galang Dukungan
JawaPos.com – Para bakal calon presiden (bacapres) terus bergerilya untuk mengumpulkan dukungan. Kemarin (7/10) bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan menemui mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).
Pertemuan di kediaman JK itu dibalut sarapan pagi bersama dengan menu coto Makassar. Seusai pertemuan, Anies mengatakan, dirinya menemui JK untuk berdiskusi mengenai masalah kebangsaan. Sebagai mantan Wapres, JK punya perspektif yang luas.
"Kita bicara kebangsaan itu mulai dari soal perekonomian, ketimpangan, bagaimana menjaga kemandirian," ujarnya. Anies juga menimba pengalaman dari JK yang sudah tiga kali terjun dalam kontestasi pilpres.
Sementara itu, bacapres Prabowo Subianto menghadiri deklarasi relawan Setia Prabowo di Hotel Kartika Chandra kemarin. Selain Prabowo, tampak Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dan Waketum Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono. Dalam sambutannya, Prabowo meyakini bahwa semua presiden terdahulu memiliki niat menyejahterakan rakyat Indonesia. Menjadikan Indonesia maju selevel dengan negara lainnya. "Saya kenal semua presiden terdahulu, sering makan bareng juga," tuturnya, lalu disambut tawa peserta.
Semua menyadari bahwa Indonesia negara yang kaya raya. Alamnya berlimpah dan manusianya begitu banyak. "Namun, kekayaannya sering diganggu negara lain," jelasnya.
Bacapres PDIP Ganjar Pranowo mengisi akhir pekan dengan menemui para pelaku UMKM dan kesenian di Festival Inacraft Jakarta. Tiba di lokasi sekitar pukul 12.00, Ganjar menyempatkan diri berkeliling dari stan ke stan lain yang ada di Jakarta Convention Center, Senayan. Dia menanyakan seputar produk yang dipamerkan pelaku UMKM.
Ganjar mengatakan, berkunjung ke Inacraft merupakan kebiasaan lama. Saat masih duduk di DPR dan menetap di Jakarta, setiap kali event berlangsung, dia selalu datang. "Karena saya seneng banget melihat UMKM," ujarnya.
Sementara itu, Presiden Joko Widodo kemarin bertemu dengan sejumlah kelompok relawan. Pada pagi hari, dia bertemu dengan relawan Alap-Alap Jokowi. Sorenya, dia bertemu dengan relawan Samawi.
Pada pertemuan dengan Alap-Alap Jokowi, mantan gubernur Jakarta itu menyinggung soal Pemilu 2024. Dia berharap pemilu berjalan damai dengan tidak ada hoaks dan ujaran kebencian. "Karena setiap lima tahun pemilu itu ada terus. Kalau setiap pemilu saling menjelekkan, kapan bangsa ini besar?” katanya.
Jika Indonesia ingin jadi negara besar, lanjut Jokowi, kerukunan harus terus dipererat. "Saya juga kadang geleng-geleng. Masyarakat di bawah masih ramai, (padahal) pemimpin di atas sudah ngopi bareng,” bebernya. Dia meminta relawannya menjadi sistem pendingin di situasi politik yang panas. Jokowi juga meminta pendukungnya untuk turut melaksanakan pemilu yang damai. (lyn/far/idr/c7/oni)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
