
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo usai acara gelar griya di Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu. ANTARA/Wuryanti Puspitasari.
JawaPos.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak para perempuan di wilayah setempat untuk berani maju dan berdaya dalam rangka mendukung program kesetaraan gender, dikutip dari ANTARA.
"Perempuan harus maju, harus makin berdaya," kata Ganjar Pranowo usai acara gelar griya di Purbalingga, Jawa Tengah, Sabtu (22/4).
Gubernur menambahkan, Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April mengingatkan pentingnya program kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.
"Untuk mewujudkan program kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, maka perempuan harus diberikan ruang, caranya dengan affirmative action," katanya.
Ganjar menambahkan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, terus menggencarkan berbagai strategi pengarusutamaan gender dan menjadikan program tersebut sebagai fokus utama dalam pemerintahannya.
"Perempuan harus menunjukkan peran mereka dalam pembangunan, mengisi kursi-kursi strategis di pemerintahan," katanya.
Ganjar juga menilai bahwa perempuan memiliki gaya kepemimpinan dan gaya pengambilan keputusan yang khas.
"Biasanya perempuan memiliki gaya kepemimpinan dan gaya pengambilan keputusan yang tenang dan komprehensif," katanya.
Sementara itu, Pemprov Jateng, hingga saat ini juga terus menggencarkan edukasi dan sosialisasi mengenai program kesetaraan gender kepada seluruh masyarakat.
"Dalam konstruksi sosial, laki-laki dan perempuan itu tidak ada bedanya. Kalau perempuan melahirkan dan menstruasi itu memang kodrat, tapi kalau mengurus anak, memasak, mengepel lantai dan lainnya, itu peran bersama antara laki-laki dan perempuan," katanya.
Edukasi semacam itu, kata Ganjar, diperlukan agar masyarakat memahami bahwa perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam mengisi pembangunan.
Sementara itu, senada dengan Ganjar Pranowo, Anggota Komnas Perempuan Alimatul Qibtiyah juga mengatakan mengenai perlunya kebijakan yang memuat perlakuan khusus untuk mencapai keseimbangan gender dalam jenjang kepemimpinan perempuan di ranah publik.
"Perlu adanya pemahaman baru dalam masyarakat dan kebijakan yang memuat perlakuan khusus atau affirmative action untuk mencapai keseimbangan gender," katanya. T.W004
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
