
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Kampung Gembira Gembrong yang sebelumnya habis dilalap si jago merah pada April 2022 lalu.
JawaPos.com - Sampai saat ini baru Anies Baswedan yang dideklarasikan oleh parpol sebagai calon presiden untuk Pilpres 2024. Yaitu, Nasdem. Sedangkan parpol lain belum membuat keputusan dengan beragam alasan.
Kehadiran sosok Anies sebagai calon presiden dari Nasdem melahirkan relawan yang ingin berjuang untuk pesta demokrasi lima tahunan mendatang. Relawan itu Jaringan Rakyat Indonesia Bersama Anies Baswedan (Jarimanies).
Saat ini Anies Baswedan belum memiliki dan masih mencari pasangan calon wakil presiden (cawapres). Untuk itu, juru bicara Jarimanies Setiyono menegaskan bahwa sosok cawapres yang mendampingi Anies adalah figur yang bisa menaikkan elektabilitas pasangan tersebut.
"Kita berharap pendamping Anies adalah orang yang bisa menaikkan elektabilitas dan menambah ceruk pemilih bagi Anies Baswedan," ujar Setiyono di sela-sela diskusi publik dan deklarasi Jarimanies di bilangan Jakarta Pusat, Kamis (13/10). Diskusi publik itu bertema ”Mencari Figur Cawapres Anies Baswedan."
Deklarasi itu dihadiri oleh inisiator Jarimanies, yakni Rahman Toha. Hadir pula Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Demokrat Kamhar Lakumani, Juru Bicara DPP PKS Pipin Sopian, dan Juru Bicara Jarimanies Setiyono.
Rahman Toha menuturkan, sosok Anies Baswedan telah sukses memimpin DKI Jakarta. Buktinya, Jakarta kini terasa aman, nyaman, dan harmonis. "Tantangan global Indonesia ke depan, kita perlu pemimpin yang cerdas, memiliki visi dan narasi serta kemampuan memimpin yang kuat. Itu ada pada sosok Anies Baswedan," tutur Rahman Toha.
Deputi Bappilu Partai Demokrat Kamhar Lakumani menyebut sejumlah sisi positif dari Anies Baswedan. "Beliau menunaikan semua janji Pilgub 2017 lalu. Mas Anies sudah membuktikan apa yang sudah diikrarkan, sudah dilaksanakan. Selalu ada jalan dan mas Anies sudah membuktikan itu," beber Kamhar.
Maka dari itu, jubir PKS Pipin Sopian meminta masyarakat untuk lebih hati-hati atas skenario yang berusaha memunculkan dua poros pada Pilpres 2024.
"PKS memiliki kepentingan 2024 untuk menang di Pileg. Targetnya 15 persen dan menang di Pilpres. Kemenangan yang berkah dan bermartabat. Makanya kita harus hati-hati betul," ujar Pipin.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
