Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Oktober 2022 | 05.08 WIB

The Republic Institute: Duet Anies-AHY Paling Berpeluang Menang

DIGADANG-GADANG: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ISTIMEWA) - Image

DIGADANG-GADANG: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ISTIMEWA)

JawaPos.com - Lembaga survei The Republic Institute menyebutkan, basis pemilih Partai Nasdem sebagian besar memilih Anies Baswedan sebagai calon Presiden. Selain itu, dalam simulasi pasangan capres tersebut duet Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) unggul dari pasangan-pasangan calon lainnya.

Diketahui, survei di enam provinsi di pulau Jawa periode Agustus hingga September 2022 itu melibatkan 1.200 responden. Margin of error 2,8 persen.

"Ternyata keputusan Pak Surya Paloh untuk mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres Nasdem sejalan dengan keinginan akar rumput Nasdem. Ketajaman Surya Paloh sebagai politikus senior dalam membaca aspirasi publik, patut diapresiasi," kata peneliti utama lembaga survei The Republic Institute Sufyanto.

Lebih lanjut Sufyanto juga menjelaskan keunggulan pasangan Anies-AHY dalam berbagai simulasi. Salah satunya, pasangan calon ini diuntungkan oleh persepsi publik yang positif.

"Anies Baswedan dipersepsikan sebagai tokoh yang cerdas, dan berhasil membangun DKI Jakarta, dikombinasikan dengan persepsi tentang mas AHY sebagai tokoh politik muda yang tegas, dan berani menyuarakan aspirasi publik sebagai pemimpin oposisi," jelas Sufyanto.

Hal ini, lanjutnya, tercermin dari angka presentase tingkat keterpilihan masing-masing capres. Di mana elektabilitas Anies Baswedan sebagai Capres mencapai 16,9 persen, sementara elektabilitas AHY sebagai Cawapres mencapai 11,5 persen pada urutan kedua.

Selain itu, ungkap Sufiyanto, pasangan Anies-AHY ini didukung secara solid oleh lebih dari 50 persen basis pemilih Demokrat. "Lebih dari 38 persen basis pemilih Nasdem dan lebih dari 31 persen basis pemilih PKS," papar mantan Ketua Bawaslu Jatim periode 2012 - 2017 itu

Merespons hal itu, Guru Besar Ilmu Politik Universitas Hasanuddin Prof. Muhammad menegaskan, dalam Pilpres 2024, memang pilihan Cawapres akan menentukan siapa yang akan menang.

"Dengan tidak adanya Capres-cawapres yang memiliki elektabilitas yang menonjol, siapa yang dipilih sebagai Cawapres, akan menentukan siapa pasangan yang menang. Jadi, hati-hati dalam memilih Cawapresnya," kata Prof. Muhammad, yang juga merupakan mantan Ketua Bawaslu periode 2012-2017 itu.

Wasekjen DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim mengapresiasi hasil survei ini. Menurutnya, Anies Baswedan mewakili sosok pemimpin muda dan energik. Hal itu tentunya senafas dengan Partai Demokrat juga.

"Jadi kita tunggu dukungan partai-partai yang lain. Tentunya kita tunggu Demokrat segera deklarasi," ujarnya

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan Demokrat siap berkoalisi untuk menang dan Jawa menjadi salah satu wilayah yang diprioritaskan.

"Kalau melihat hasil survei ini, Anies-AHY memang menjadi opsi terbaik untuk memenangkan Pemilu 2024, dan sejumlah survei juga mengonfirmasikan hal yang sama. Yang jelas kita sama-sama mengusung semangat perubahan dan perbaikan," ujarnya.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore