
Sejumlah kader PDI Perjuangan mengibarkan bendera partai PDIP saat pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Jakarta, Jumat (10/1/2020). Rakernas I partai berlambang kepala banteng dengan moncong putih pada tahun 2020 tersebut bertemakan
JawaPos.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sampai saat ini belum juga mendeklarasikan capres yang akan diusung. Padahal PDIP termasuk pemegang kunci untuk Pemilu 2024, pasalnya tanpa harus berkoalisi pun sudah bisa melakukan pencalonan.
Sejauh ini ada dua nama yang muncul di internal PDIP. Yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Ketua DPR RI Puan Maharani. Sejumlah hasil survei menyatakan Ganjar lebih unggul dari Puan.
Skala Survei Indonesia (SSI) dalam survei terbarunya juga menyatakan elektabilitas Ganjar jauh daripada Puan. Misalnya dalam simulasi 10 nama, Ganjar memperoleh 22,3 persen, sedangkan puan hanya 2,4 persen.
Direktur Eksekutif SSI, Abdul Hakim menilai kondisi ini yang membuat dilematis PDIP. Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP diyakini mengutamakan Puan sebagi pemilik trah Soekarno untuk dicalonkan. Namun, elektabilitasnya masih rendah.
"PDIP, Soekarno, Megawati itu tidak bisa dipisahkan, saat kita menanyakan PDIP maka mereka yang ada di benak kita," kata Hakim di Jakarta, Senin (3/10).
PDIP dipercaya tidak akan begitu saja mencalonkan Ganjar. Sebab, partai sudah pernah mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai sosok di luar trah Soekarno sebagai capres. Dan saat ini Jokowi menjadi poros kuat di internal PDIP.
"Dinamika internal ke depan sudah ada Jokowi saja sudah cukup pusing, nanti kalau calonkan Ganjar ada faksi baru," ucap Hakim.
Sebagai informasi, survei nasional SSI digelar pada rentang waktu 23–29 September 2022 di 34 Provinsi. Survei menggunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah responden 1200 orang. Survei dilakukan secara tatap muka menggunakan kuisioner. Margin of eror survei sebesar 2,83 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
