
Mantan Menko PMK yang kini menjabat sebagai Ketua DPR Puan Maharani memberikan sambutan saat serah terima jabatan di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (24/10/2019). Muhadjir Effendy resmi menggantikan Puan Maharani sebagai Menko PMK. Foto: Dery Ridwansa
JawaPos.com - Perolehan suara PDI Perjuangan (PDIP) pada Pemilu 2019 telah memenuhi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. Oleh karena itu, Ketua DPP PDIP Puan Maharani menyatakan partainya siap memiliki capres sendiri dalam gelaran Pilpres 2024.
“PDI Perjuangan kan punya tiket sendiri, sudah mencukupi. Suaranya PDI Perjuangan juga sudah bisa maju,” kata Puan yang merupakan Ketua DPR RI itu.
Hal tersebut disampaikan Puan saat menjawab pertanyaan awak media usai menanam padi dan berdialog bersama petani di Desa Adat Sedang, Abiansamel, Badung, Bali, Rabu (28/9).
Berdasarkan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, pasangan calon presiden dan wakil presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu yang memenuhi persyaratan perolehan kursi paling sedikit 20 persen dari jumlah kursi DPR atau memperoleh 25 persen dari suara sah secara nasional pada pemilu sebelumnya.
Dalam Pileg 2019, PDIP berhasil memperoleh 27.503.961 suara yang kemudian dikonversikan menjadi 128 kursi DPR RI. Jumlah kursi PDIP di DPR lebih dari 20 persen yang menjadi syarat ambang batas capres.
Oleh karena itu, menurut Puan, PDIP siap memiliki calon presiden. Sekalipun tanpa berkoalisi dengan partai lain, PDIP mampu mengusung pasangan capres-cawapres sendiri.
“Tentu sesuai jumlah suara yang ada, PDIP siap memiliki calon presiden,” ujar Puan.
Meski begitu, bukan berarti PDIP tidak akan bekerja sama dengan partai-partai lainnya di Pilpres mendatang. Puan mengatakan, PDIP membuka ruang kepada partai manapun untuk berkoalisi apabila memiliki kesamaan visi dan misi.
“PDI Perjuangan partai yang siap berkomunikasi, membuka ruang dan bersilaturahmi. Harapannya nanti pada waktunya akan ada teman untuk bersama-sama menuju 2024,” tutur perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut.
Puan sendiri mendapatkan tugas dari Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri untuk bersafari politik bertemu pimpinan-pimpinan partai. Sebelumnya, ia telah mengadakan pertemuan dengan Ketum NasDem Surya Paloh, Ketum Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin).
Bahkan Cak Imin telah mengisyaratkan siap menjadi pendamping Puan sebagai wakilnya, apabila cucu Bung Karno itu mendapat amanat dari PDIP untuk maju sebagai capres.
“Ya kan itu semuanya siap untuk bisa ikut kontestasi 2024. Kita doakan semua siap untuk bisa maju,” sebut Puan.
Saat ditanya apakah sudah memiliki kandidat bakal calon pendampingnya, Puan menyatakan sudah memiliki pandangan.
“Insyaallah punya lah,” tutup mantan Menko PMK itu.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
