Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 April 2022 | 08.54 WIB

Pemulihan Ekonomi Jangan Hanya di Atas Kertas, Tapi Dirasakan Rakyat

Ketua DPR Puan Maharani saat menerima audiensi sejumlah aktivis perempuan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (12/1/22).  Pertemuan itu membahas sejumlah masukan dan kritik terhadap RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS - Image

Ketua DPR Puan Maharani saat menerima audiensi sejumlah aktivis perempuan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Rabu (12/1/22). Pertemuan itu membahas sejumlah masukan dan kritik terhadap RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual. FOTO: HENDRA EKA/JAWA POS

JawaPos.com - Ketua DPR RI Puan Maharani mengapresiasi gotong royong seluruh elemen bangsa dalam upaya pengendalian Covid-19 yang kian hari semakin menemukan titik cerah. Politikus PDIP itu berharap pemulihan kondisi kesehatan ini, juga diikuti oleh pemulihan ekonomi yang sudah seharusnya dirasakan rakyat.

“Hak kesehatan bagaimanapun harus dirasakan masyarakat di seluruh lapisan. Tentunya pemulihan ekonomi juga harus dirasakan oleh masyarakat sampai ke tingkat paling bawah,” kata Puan di Jakarta, Selasa (5/4/2022).

Puan juga meminta agar pemerintah bisa membuat kondisi pemulihan ekonomi ini dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Terutama lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

"Intinya tidak boleh hanya di atas kertas, tidak boleh hanya angka-angka, tetapi harus benar-benar dirasakan rakyat, terutama kalangan bawah,” imbuhnya.

Puan juga menuturkan, pemulihan ekonomi rakyat ini harus bisa segera dirasakan. Karenanya, segala kondisi dan tantangan yang membuat rakyat sulit merasakan pemulihan ekonomi harus segera diatasi pemerintah.

“Jangan sampai ketika pemerintah bicara pemulihan ekonomi dalam masa transisi, kok harga-harga komoditas dan BBM justru meningkat. Terlebih di saat kebutuhan dan mobilitas masyarakat yang semakin meningkat mendekati Hari Raya,” kata Puan.

Mantan Menko PMK ini menekankan, klaim pemerintah soal tren pemulihan ekonomi di masa transisi Covid-19 harus sejalan dengan apa yang dirasakan rakyat. Terlebih sejumlah program isentif, seperti penghapusan pajak penghasilan, yang diterapkan selama pandemi sudah tidak berlaku lagi.

“Jangan sampai segala keringan untuk rakyat selama pandemi sudah dihentikan satu per satu, tapi pemulihan ekonominya belum dirasakan, sehingga beban ekonomi rakyat bukannya berkurang tapi malah semakin berat,” ujar Puan.

Editor: Dimas Ryandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore