
Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Junimart Girsang.
JawaPos.com - Komisi II DPR RI telah memilih tujuh anggota KPU dan lima anggota Bawaslu periode 2022-2027. Namun anehnya, nama-nama yang dipilih oleh DPR tersebut sama persis dengan nama-nama yang beredar lewat pesan berantai sebelum fit and proper test berjalan.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang mengatakan bahwa kesamaan nama-nama yang beredar lewat pesan berantai dengan yang dipilih DPR hanyalah suatu kebetulan saja.
"Kalau sama ya itu kebetulan saja sama. Boleh dong orang berhitung (menerka-nerka, Red)," ujar Junimart kepada wartawan, Jumat (18/2).
Legislator Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menuturkan, kebetulan seperti ini memang bisa saja terjadi. Pasalnya, semua pihak bisa menebak.
"Itu kan tebak-tebakan. Boleh dong. Saya dapat berapa itu (pesan berantai, Red), ada yang melenceng sama sekali," katanya.
Junimart menegaskan tidak pernah ada kesepakatan dalam pemilihan anggota KPU dan Bawaslu tersebut. Kata dia, semua keputusan soal anggota KPU dan Bawaslu merujuk pada penilaian lewat proses fit and proper test.
"Kami di Komisi II tidak pernah membentuk hal demikian," pungkasnya.
Adapun, Komisi II DPR telah menetapkan calon anggota KPU dan Bawaslu pada Kamis (17/2).
Tujuh calon anggota KPU RI yang terpilih adalah:
1. Betty Epsilon Idroos
2. Hasyim Asya'ri
3. Mochamad Afifudin
4. Parsadaan Harahap
5. Yulianto Sudrajat
6. Idham Holik
7. August Melasz
Sementara, lima calon anggota Bawaslu RI yang terpilih adalah:
1. Lolly Suhenty
2. Puadi
3. Rahmat Bagja
4. Totok Hariyono
5. Herwyn Jefler Hielsa Malonda
Sementara, pada hari Senin (14/2), beredar pesan berantai nama calon anggota KPU dan Bawaslu yang disepakati koalisi pemerintah. Padahal saat itu merupakan hari pertama uji kelayakan dan kepatutan.
Berikut bunyi pesan tersebut:
Kesepakatan di partai koalisi per tadi malam:
KPU :
1. Parsadaan Harahap (HMI/Golkar)
2. Idham Holik (HMI/Nasdem)
3. Betty Epsilon Idroos (HMI/Nasdem)
4. August Mellaz (non muslim/PDIP)
5. Yulianto Sudrajat (GMNI/PDIP)
6. Mochammad Afifuddin (PMII/PKB)
7. Hasyim Asy'ari (Ansor/Gerindra)
Bawaslu :
1. Rahmat bagja (HMI/Golkar)
2. Puadi (HMI/Gerindra)
3. Totok ( GMNI/PDIP)
4. Herwyn Jefler Hielsa Malonda (non Muslim/Nasdem)
5. Lolly Suhenty (PMII/PKB)

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
