
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato refleksi pergantian tahun di JCC, Senayan, Jakarta, Rabu (11/12/2019). Melalui pidato politik ini, SBY mengajak semua pihak untuk memahami tahun 2020 yang akan datang. Karena ba
JawaPos.com - Mantan politikus Partai Demokrat (PD) Jhoni Allen Marbun akhirnya blak-blakan mengenai kondisi internal PD. Jhoni mengatakan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bukanlah pendiri Partai Demokrat. Bahkan Jhoni menegaskan SBY tidak pernah berjuang untuk partai dengan warna kebesaran biru tersebut.
’’Ini menegaskan bahwa SBY bukan pendiri Partai Demokrat. Demi Tuhan saya bersaksi bahwa SBY tidak berkeringat sama sekali, apalagi berdarah-darah sebagaimana pernyataannya di berbagai kesempatan,’’ ujarseru Jhoni kepada wartawan, Senin (1/3).
Jhoni mengatakan, berdasarkan fakta sejarah, Partai Demokrat diaktanotariskan oleh 99 pendiri di Jakarta. Setelah itu muncullah para pendiri partai tingkat provinsi hingga kabupaten dan kota.
’’Perjuangan para kader dari Sabang sampai Merauke bersusah payah bekerja keras tidak mengenal lelah dan waktu untuk bekerja bersama-sama meloloskan Partai Demokrat pada verifikasi KPU sehingga menjadi peserta Pemilu 2004,’’ katanya.
Anggota Komisi V DPR itu menuturkan, SBY baru bergabung ke PD setelah partai tersebut lolos verifikasi pemilu dari KPU," ungkapnya.
Setelah SBY masuk ke PD. Jhoni mengungkapkan, SBY memberikan uang Rp 100 juta dalam bentuk travel check. Itu dilakukan supaya sang istri Ani Yudhoyono bisa memiliki jabatan. ’’Dengan memasukkan almarhumah Ibu Ani Yudhoyono sebagai salah satu wakil ketua umum dan hanya menyumbang uang 100 juta rupiah dalam bentuk 4 lembar travel check yang diberikan di Hotel Mirah Bogor,’’ tuturnya.
Jhoni juga mengeluhkan PD yang disebut dengan partai keluarga. Karena saat itu SBY menjadi ketua umum lalu sang anak Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas menjadi sekretaris jenderal. ’’Sudah tertanam di masyarakat bahwa Partai Demokrat telah dicap sebagai partai dinasti sejak KLB pertama di Bali tahun 2013, di mana Bapak SBY menjadi ketua umum dan anak kandungnya Ibas sebagai sekjen,’’ tegasnya. ’’Ini baru pertama kali di Indonesia, bahkan di dunia, di mana pengurus partai politik, Partai Demokrat, bapaknya, SBY ketua umum dan anakanya sebagai sekjen," tambahnya. (*)
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=3u6jXXVzp_w

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
