
Bobby Nasution saat bertemu pengurus DPW PPP Sumut dan DPD Kota Medan. (Ist JawaPos.com)
JawaPos.com - Dua parpol besar pendukung pemerintah memiliki langkah serupa di Pilwali Medan 2020. PDIP dan PPP memiliki pandangan yang sama dalam sosok yang dijagokan di Pilkada Serentak 2020. Yakni, mendukung Bobby Afif Nasution, menantu Presiden Jokowi.
Dukungan PPP kepada Bobby Nasution setelah suami Kahiyang Ayu itu bertemu petinggi DPP PPP di Jakarta belum lama ini. "Semua sudah tahu PPP bakal mendukung Bobby. Tapi, mekanisme partai harus dijalankan. Itu hal penting," kata Aja Syahri dalam keterangannya, Selasa (7/7).
Sebelumnya, Minggu (5/7) Aja Syahri bersama pengurus DPC PPP Kota Medan baru saja bertemu dengan Bobby Nasution.
Dari pertemuan itu, kata Aja Syahri, pengurus DPC PPP Kota Medan dapat mendengar langsung visi misi, rancangan program menantu Jokowi tersebut untuk Kota Medan ke depannya.
Rencananya pertemuan itu berlanjut dengan dihadiri oleh seluruh kader partai Kakbah tersebut. "Kader bertanya-tanya kapan bisa bertemu dengan Bobby," lanjut Aja Syahri sambil tersenyum.
Koordinator desk Pilkada PPP Sumut Usman Sitorus menambahkan, pihaknya berpesan agar Bobby Bobby memilih sosok wakil yang bisa bekerja sama sampai akhir jabatan, tanpa ada perselisihan.
"Jangan salah pilih wakil. Usul saya dari kalangan birokrat dan tua. Muda dengan muda kurang pas," kata Usman Sitorus.
Di tempat lain, Meryl Rouli Saragih, milenial dari PDIP berekspektasi tinggi terhadap Bobby Nasution. Dia berharap Bobby bisa berkolaborasi dan mengoptimalkan energi anak muda untuk membangun Kota Medan.
"Upaya itu bukan tidak mungkin terjadi. Karena, Bobby itu masih tokoh milenial dan mudah masuk pada kelompok anak muda.
Seperti diungkap Meryl Rouli Saragih, milenial PDI-P yang sekarang sedang duduk di kursi DPRD Sumatera Utara (Sumut)."Saya harap dapat berkolaborasi dan merealisasikan aspirasi anak muda di kota Medan," ujar anggota DPRD Sumut itu.
Menurut Meryl, status Bobby Nasution sebagai Wakil Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) bisa membantu untuk melahirkan wirausaha-wirausaha muda di Kota Medan.
"Kota Medan adalah kota metropolitan yang berkembang. Kompleksitas kotanya memerlukan sosok pemimpin yang adaptif, inovatif, dan kreatif," jelas Meryl.
Yang lebih penting lagi, kata Meryl, wali kota sekarang harus melek digital, berkarakter, dan pemimpin melayani.
"Yakni pemimpin yang benar-benar harus punya hati, yang mau turun ke bawah melayani masyarakat tanpa memandang suku agama dan rasnya," tukasnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=5gAOtre8hV0
https://www.youtube.com/watch?v=oG127OxtQ6Y
https://www.youtube.com/watch?v=6xFtXGz8724

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
