
Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurty Yudhoyono (AHY) memastikan hingga Partai Demokrat masih konsisten dengan Prabowo-Sandi. (fedrik Tarigan/Jawa Pos)
JawaPos.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak sependapat dengan prinsip yang menang akan mendapatkan segalanya. Hal itu karena tidak mencerminkan semangat kekeluargaan. Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) juga sependapat dengan SBY.
AHY mengatakan tatatan bangsa ini yang sudah dibangun dengan semangat kekeluargaan jangan sampai dirusak dengan prinsip si pemenang akan mendapatkan segala hal. "Jadi jangan sampai kemudian dalam tatanan kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara termasuk kehidupan politik kita, ketika ada elemen yang menang begitu, kemudian yang lainnya tidak menjadi bagian besar dari bangsa ini," ujar AHY di Cikeas, Jawa Barat, Senin (9/9) malam.
Menurut AHY, si pemenang perlu merangkul yang kalah dan mengayomi bagi semua pihak. Hal ini pun akan menimbulkan politik Indonesia yang guyub dan rukun. Karena kerukunan ini adalah cermin bagi bangsa besar Indonesia ini. "Kita harus dapat saling mengayomi, saling mengakomodasi harapan masyarakat kita yang begitu luas yang begitu majemuk," katanya.
Pria kelahiran Bandung, Jawa Barat ini juga berharap ke depan politik di Indonesia juga semakin baik atau semakin bisa menghargai perbedaan. Sehingga perbedaan itu bukan malah dijauhi tapi dirangul demi kemajuan Indonesia. "Jadi merangkul perbedaan yang ada di antara kita bukan justru membentur-benturkan perbedaan termasuk perbedaan identitas dan harapannya," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat, SBY mengatakan tidak cocok dengan sistem yang ada saat ini. Misalnya pemenang berhak mendapatkan semuanya. Baginya hal itu tidak mencerminkan dengan semangat kekeluargaan yang telah terbagun selama ini. "Prinsip the winner take all adalah ekstrim. Karena seringkali tidak cocok dengan semangat kekeluargaan dan keterwakilan bagi masyarakat dan bangsa yang majemuk," katanya.
Sehingga nilai-nilai dan perilaku kehidupan seperti itulah, yang menurut pandapatnya mesti dibangun dan dimekarkan di negeri ini. Jangan pemenang itu lantas mendapatkan semuanya. "Jika sungguh kita lakukan, insya Allah, kita akan benar-benar bisa menghadirkan masyarakat, ekonomi dan politik yang baik," ungkapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
