
Presiden-wakil presiden terpilih Jokowi-Ma
JawaPos.com - Salah satu poin penting dalam Pidato Visi Indonesia Presiden Indonesia terpilih Joko Widodo (Jokowi) adalah memperkuat ideologi Pancasila. Sebagai akar yang telah ditanamkan oleh para pendiri bangsa yang harus terus diperkuat.
Dalam hal ideologi Pancasila, Jokowi menegaskan tidak ada toleransi bagi mereka yang berupaya mengganggu Pancasila sebagai ideologi bangsa Indonesia.
Ke depan, kata Jokowi, tidak ada lagi yang mempermasalahkan Pancasila, tidak ada lagi orang Indonesia yang tak mau ber-Bhinneka Tunggal Ika. Tidak ada lagi orang Indonesia yang tidak toleran terhadap perbedaan.
"Tidak ada lagi orang Indonesia yang tidak menghargai penganut agama lain, warga suku lain dan etnis lain," ujar Jokowi.
Menanggapi itu, Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin, Juru Bicara TKN Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily mengatakan, ada pesan penting yang disampaikan oleh Jokowi. Karena saat ini muncul gejala-gejala pihak-pihak yang ingin menganti ideologi Pancasila. Sekaligus, pidato itu juga menegaskan tentang pra-syarat utama tegaknya kemajuan bangsa, yaitu ideologi Pancasila.
"Karena dengan Pancasila kita telah menyatukan diri dalam negara Indonesia yang majemuk ini. Pancasila merupakan perekat bangsa, ini pesan pentingnya," ujar Ace.
Oleh karena itu, Ketua DPP Partai Golkar ini mengatakan, penguatan pilar ideologi bangsa yakni Pancasila mutlak dan sangat penting untuk kokohnya Indonesia.
"Dengan kokoh dan tegaknya bangsa kita, maka bangsa ini dapat melakukan program-program seperti yang disampaikan Pak Jokowi," pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, menjadi pemimpin itu harus kokoh dalam prinsip, terlebih ketika berkaitan dengan Pancasila dan Kebhinnekaan Indonesia. Pemimpin juga harus memegang teguh konstitusi dan menjalankannya dengan selurus-lurusnya.
"Prinsip itulah yang ditegaskan Pak Jokowi. Syarat bagi Indonesia Satu adalah Pancasila yang dibumikan dalam seluruh kehidupan berbangsa dan bernegara," ujar Hasto.
Sikap tegas Presiden Jokowi itu yang tidak memberikan ruang sedikitpun terhadap bagi pihak-pihak yang mengganggu Pancasila. Sehingga seluruh lembaga negara, seluruh aparat penegak hukum dan seluruh jajaran kementrian negara untuk menjalankan kebijakan yang ideologis tersebut.
Hasto mengatakan, dengan menjadikan Pancasila hidup dalam seluruh gerak kehidupan berbangsa, maka Indonesia yang satu, berdaulat, berkemajuan, adil dan makmur bisa diwujudkan.
"Di dalam Indonesia yang satu itulah, setiap warga negara Indonesia diperlakukan sama, setara, dan menjadi warga yang memiliki kesadaran untuk terus berjuang bagi kejayaan bangsanya," pungkasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
