
Staf Khusus Menhan mengajak Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk berkunjung ke Papua dan belajar dari pengalaman Jokowi. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com – Staf Khusus (Stafsus) Presiden untuk Papua Lenis Kogoya meminta tambahan 600 pasukan yang dikirim ke Kabupaten Nduga, Papua ditarik. Dia menilai, meski bertujuan mengamankan pembangunan, penambahan pasukan di Nduga berpotensi memicu konflik dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB).
"Jadi, sekarang aparat jumlahnya sekitar 600 orang yang saya dapat laporan sudah sampai di Nduga. Lebih baik saya minta tarik kembali saja," ujarnya di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (13/3).
Lenis beralasan, suasana yang panas tidak ideal mengingat momen pemilihan presiden (pilpres) sudah dekat. Dia khawatir, jika konflik terjadi antara aparat dengan KKSB, maka proses pemilihan tidak bisa dilakukan.
"Pas pilpres terjadi penembakan kedua pihak. Bisa terjadi golput. Itu sangat bahaya," imbuhnya.
Dia menyarankan, agar upaya pengejaran ataupun penyelesaian konflik melalui dialog dengan KKSB dilakukan usai Pilpres selesai. "Kita harus bisa bersabar. Selesaikan 17 April dulu," tuturnya.
Lenis mengaku sudah menyampaikan usulan tersebut kepada Presiden Jokowi. Namun, Jokowi belum menyatakan setuju atau tidak.
"Masalah setuju atau tidak belum. Baru saja saya laporkan tadi," kata pria yang juga menjabat Ketua Lembaga Masyarakat Adat Provinsi Papua itu.
Sebelumnya, TNI mengerahkan 600 prajurit tambahan guna mengamankan pembangunan jalan trans papua. Tambahan pengamanan dilakukan setelah terjadi kasus 3 prajurit TNI gugur dalam baku tembak dengan KKSB pada Kamis (7/3) lalu.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
