
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Din Syamsuddin
JawaPos.com - Ajakan untuk menjaga persatuan selama tahun politik tidak hanya diserukan di tanah air. Seruan itu juga disampaikan kepada warga muslim Indonesia yang ada di Inggris Raya. Mereka diminta tetap menjaga persaudaraan. Mengedepankan toleransi terhadap perbedaan merupakan hal utama.
Hal itu disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat Din Syamsuddin saat menghadiri acara Komunitas Islam Indonesia di Britania Raya (Kibar) Gathering 2019 di Woodsley Community Centre, Leeds, UK kemarin (29/1).
Din mengatakan, seorang muslim harus teguh dalam prinsip dan mempunyai rasa toleransi dalam perbedaan. Apalagi, kata dia, saat ini merupakan tahun politik. Jangan sampai warga Indonesia terpecah karena perbedaan politik. Perbedaan adalah suatu yang wajar, tapi persatuan harus tetap dijaga. “Persatuan dan persaudaraan harus terus dirawat,” terang tokoh asal Sumbawa, NTB itu.
Dalam kesempatan tersebut, mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah itu juga menyampaikan konsep wasathiyatul Islam, Islam jalan tengah. “Allah menegaskan umat Islam adalah ummatan wasathan, umat pertengahan,” tuturnya.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menerangkan, menurut para ulama ada tujuh kriteria Islam jalan tengah. Yaitu, menegakkan keadilan, keseimbangan, toleransi, musyawarah, melakukan kerja-kerja kebaikan, menjadi pelopor, dan membela negeri. Toleransi berarti menerima kemajemukan, namun bukan berarti meninggalkan prinsip-prinsip keislaman dan keimanan.
Din menerangkan, konsep Islam jalan tengah sesuai dengan Pancasila. Menurutnya, pengamalan nilai-nilai pancasila dan Islam jalan tengah bisa menjadi resep untuk mewujudkan kerukunan. “Bukan saja di internal umat Islam, tapi juga antar umat beragama di Indonesia,” ungkap dia.
Dalam ceramahnya, Din juga mendorong agar para anak muda muslim untuk berani bergerak dan berinovasi di bidang kewirausahaan. Umat Islam harus memiliki kemandirian dan kekuatan finansial, agar mampu beribadah dan berkontribusi untuk masyarakat melalui zakat, waqaf, infak dan sedekah.
Ketua Kibar Hanief Utama mengatakan, merawat ukhuwah dan meraih berkah menjadi tema dalam acara silaturahmi muslim Indonesai di Inggris Raya itu. Pihaknya ingin mengajak semua warga Indonesia untuk mempererat persaudaraan dan tali silaturahim di tengah-tengah kecenderungan untuk membangun sekat. Dia berharap, Kibar bisa menjadi salah satu payung yang menaungi seluruh komponen muslim Indonesia di perantauan.
Selain ceramah agama, acara tersebut juga diramaikan dengan kegiatan bazaar yang menjual makanan khas Indonesia dan penggalangan dana donasi untuk korban bencana di tanah air. Kegiatan ini juga dihadiri Aminudin Aziz, atase Pendidikan dan Kebudayaan Kedutaan Besar Republik Indonesia di London.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
