Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Oktober 2018 | 15.55 WIB

Soal Dana Kelurahan, Elite Demokrat Pilih Berseberangan dengan Oposisi

Presiden Joko Widodo bersama Direktur IMF, Christian Lagarde di salah satu pasar. Demokrat mendukung rencana Jokowi menggulirkan dana kelurahan - Image

Presiden Joko Widodo bersama Direktur IMF, Christian Lagarde di salah satu pasar. Demokrat mendukung rencana Jokowi menggulirkan dana kelurahan

JawaPos.com - Pro-kontra seputar dana kelurahan masih menjadi perdebatan hangat. Sebab, kubu oposisi cukup kritis menanggapi rencana pemerintah tersebut. Namun, sikap berbeda ditunjukan Demokrat. Partai berlambang mercy itu justru mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo.


Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Agus Hermanto menilai, kebijakan tersebut pastinya sudah dipertimbangkan pemerintah.


"Pemerintah tentu mengetahui mana yang perlu diusulkan dan mana yang tidak perlu diusulkan," ujarnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (22/10).


Agus menuturkan, terkait sesuai atau tidaknya program tersebut, tentu juga harus disetujui oleh DPR. Semuanya akan dibahas dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBN) 2019.


"Kita bahas sesuai dengan proporsinya, apakah proporsinya sesuai atau tidak. Nanti dibahas DPR," jelasnya.


Alokasi dana kelurahan sendiri diusulkan sebesar Rp 3 triliun mulai tahun depan. Nantinya, dana tersebut akan dianggarkan dalam pos Dana Alokasi Umum (DAU) sehingga akan masuk dalam RAPBN 2019.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore