
Ketua DPR Bambang Soesatyo dinilai sukses melakukan konsolidasi dengan partai politik. Ini yang kemudian menjadi salah satu faktor terwujudnya sejumlah program
JawaPos.com - Kepemimpinan Presiden Joko Widodo dinilai sukses. Ya, selama 3,5 tahun memimpin, Jokowi berhasil melakukan banyak peningkatan di berbagai aspek.
Dari sisi politik misalnya, eks Wali Kota Solo itu mampu mengonsolidasikan mayoritas kekuatan politik, untuk mewujudkan stabilitas politik di dalam negeri.
Hal tersebut diungkapkan Ketua DPR, Bambang Soesatyo dalam diskusi tentang hasil Survei Indo Barometer bertajuk 'Evaluasi 3,5 Tahun Jokowi-JK: Quo Vadis Nawacita'.
"Stabilitas politik menjadi modal dasar bagi duet Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) untuk merealisasikan sejumlah program strategis yang termaktub dalam Nawacita," kata dia di Jakarta, Selasa (22/5).
Menurut Bamsoet, hampir semua lembaga survei merilis tingkat kepuasaan publik terhadap Pemerintahan Jokowi-JK berada di atas angka 70 persen. Dan bidang politik, lanjutnya, selalu menempati posisi teratas.
"Nah, keberhasilan Jokowi mengonsolidasi mayoritas kekuatan politik menjadi modal utama dalam mewujudkan Nawacita,” lanjutnya.
Bamsoet -panggilan akrab Bambang- menuturkan, stabilitas politik selama pemerintahan Jokowi-JK relatif terjaga dengan baik. Terutama setelah Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) bergabung ke barisan pendukung pemerintah.
Selain itu, dukungan parlemen kepada pemerintahan Jokowi-JK mencapai 68 %, sehingga agenda pembangunan berjalan dengan baik.
“Hal ini berbeda dengan masa-masa awal pemerintahan Jokowi-JK yang kurang mendapat dukungan dari DPR. Namun demikian, pengawasan terhadap pemerintahan Jokowi-JK tetap diperlukan dalam rangka tegaknya check and balance,” ujar Bamsoet.
Politisi Partai Golkar itu juga menilai Jokowi-JK berhasil membangun politik pembangunan nasional yang berorientasi Indonesiasentris.
Bamsoet menyebut orientasi pembangunan yang Indonesiasentris merupakan upaya pemerintah memperkukuh fondasi dan ikatan NKRI.
Dengan pembangunan yang berorientasi Indonesiasentris, sambung Bamsoet, Presiden Jokowi berusaha memperkecil kesenjangan antara Jawa dan sejumlah daerah di luar Jawa.
"Salah satu bukti nyata adalah pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan konektivitas antar-daerah. Kita bisa saksikan tol laut, jalan lintas papua dan lintas daerah lainnya, pelabuhan ataupun bandara. Semuanya dibuat untuk memudahkan masyarakat dalam bergerak dan memudahkan transportasi barang serta jasa," papar Bamsoet.
Lebih lanjut Bamsoet menuturkan, pemerintahan Jokowi juga memiliki berbagai program unggulan lainnya untuk memperkuat masyarakat di daerah dan pedesaan.
Antara lain Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Keluarga Harapan, Bantuan Pangan Nontunai, dan Bantuan Sertifikat Lahan Gratis.
Bahkan, ada bantuan lain berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR), bantuan sarana dan prasarana pertanian, dan yang terbaru adalah program padat karya tunai. Karena itu, sambung Bamsoet, angka kemiskinan di era kepemimpinan Jokowi pun terus turun.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
