
Ketua Umum Prabowo Subianto
JawaPos.com - Komentar Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto yang menyebutkan Indonesia bakal bubar pada 2030 menuai kritikan dari sejumlah kalangan. Statement yang ramai diperbincangkan itu dianggap sebuah rasa pesimistis dari seorang tokoh bangsa melihat kondisi negaranya sendiri.
Menanggapi respons publik yang kencang itu, Prabowo Subianto mengatakan, alasan menyebut Indonesia bubar pada 2030 mendapat sumber bacaan dari sebuah tulisan dari luar negeri.
"Itu dari tulisan dari luar negeri, banyak pembicaraan seperti itu di luar negeri (yang meramalkan Indonesia bubar)," ujar Prabowo Subianto saat ditemui di Hotel Millenium, Tanah Abang, Jakarta, Kamis (22/3).
Nah, ramalan dari novel itu disampaikan lagi oleh mantan Danjen Kopassus itu dalam laman akun resmi Facebook Gerindra. Pernyataan itu termuat dalam sebuah video berdurasi 1 menit 18 detik yang di-posting di akun resmi Facebook Gerindra, Senin (19/3).
Dia menyebut, tulisan yang dikutipnya itu merupakan karya sastra dalam bentuk novel. Novel itu berjudul Ghost Fleet yang ditulis oleh Peter Warren Singer dan August Cole. Singer seorang ahli strategi dari New America Foundation, sedangkan Cole seorang non-residen senior fellow di Brent Scowroft Center yang konsern tentang keamanan Internasional di Dewan Atlantik.
"Jadi di luar negeri itu ada skenario writing, memang bentuknya mungkin novel, tapi yang nulis itu ahli intelijen strategis," kata Prabowo.
Diketahui novel Ghost Fleet yang diterbitkan pada 2015 itu bercerita tentang perang dunia yang bakal terjadi. Di novel itu disebutkan tiga negara bekerja sama yakni, Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia.
Di novel yang berisi 400 halaman itu juga menyebutkan tentang adanya perang dunia dengan pertempuan militer, persaingan di luar angkasa, hingga perang siber dengan melibatkan sejumlah negara.
Sekadar informasi, menelisik pada September 2017 lalu dalam peresmian bedah buku Prabowo sempat mengeluarkan sebuah novel yang berjudul Ghost Fleet. Dalam buku itu Prabowo mengatakan mengenai ramalan Indonesia di tahun 2030 yang sudah tidak ada lagi.
Berikut kutipan pernyataan dalam video Prabowo terkait prediksi kehancuran Indonesia di 2030.
Saudara-saudara, kita masih upacara, kita masih menyanyikan lagu kebangsaan, kita masih pakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini, tetapi di negara lain mereka sudah bikin kajian-kajian, di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.
Bung! mereka ramalkan kita ini bubar. Elite kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen, rakyat kita tidak apa-apa, bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen tidak apa-apa, bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil keluar negeri tidak tinggal di Indonesia tidak apa-apa, ini yang merusak bangsa kita saudara-saudara sekalian.
Semakin pintar semakin tinggi kedudukan semakin curang! Semakin culas! Semakin maling. Tidak enak kita bicara tapi sudah tidak ada waktu untuk berpura-pura lagi.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
