
Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto, di sela-sela HUT partai yang didiirikannya, Sabtu (10/2)
JawaPos.com - Pidato dari Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dinilai kontroversial karena dia mengutip dari sebuah tulisan Indonesia akan bubar di tahun 2030. Prabowo Subianto pun menjelaskan alasannya sampai mengungkapkan Indonesia bakal bubar di 2030.
Kata Prabowo, pernyataan yang disampaikannnya hanya untuk mewaspadai Indonesia sewaktu-waktu bisa bubar. Karena sedari dulu Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam (SDA) selalu menjadi incaran asing. Mereka iri dengan kekayaan yang dimiliki Indonesia.
"Selalu Indonesia didatangi, kita dirampok, itu sudah terjadi ratusan tahun," ujar Prabowo Subianto saat ditemui di Hotel Milenium, Jakarta, Kamis (22/3).
Masyarakat Indonesia juga banyak yang menjadi korban saat memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan Belanda dan Jepang. Mereka tidak peduli banyaknya nyawa bangsa Indonesia yang hilang karena penjajah bertujuan untuk menguasai sumber daya alam Indonesia.
"Mereka menjajah kita karena kita kaya," katanya.
Nah setelah perang kemerdekaan, Indonesia juga ingin dijajah dan dipecah belah. Sehingga kesatuan dan persatuan Indonesia rusak. Oleh sebab itu, sedari awal semua pihak perlu waspada jangan anggap enteng mengenai penjajahan.
"Karena banyak yang iri sama kita banyak sumber daya alam, jadi mereka ingin jadi kaya dari kita. Dan Indonesia disuruh miskin terus. Jadi memang ini menjadi fenomena," katanya.
Namun demikian, mantan Danjen Kopassus ini mengaku tidak memaksa semua pihak harus percaya terhadap omongannya mengenai Indonesia akan bubar pada tahun 2030.
Tapi sebagai anak bangsa, Prabowo melihat adanya segala bentuk penjajahan kepada Indonesia sangatlah bahaya.
"Ya kalau nggak mau percaya ke saya ya nggak apa-apa, kewajiban saya sebagai anak bangsa melihat itu suatu bahaya ya," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto secara mengejutkan menyebut bahwa pada tahun 2030 nanti negara Indonesia diprediksi akan bubar.
Pernyataan itu termuat dalam sebuah video berdurasi 1 menit 18 detik yang di-posting di akun resmi Facebook Gerindra, Senin (19/3).
Sekadar informasi, menelisik pada September 2017 lalu dalam peresmian bedah buku, Prabowo sempat mengeluarkan sebuah novel yang berjudul Ghost Fleet. Dalam buku itu Prabowo mengatakan mengenai ramalan Indonesia di tahun 2030 yang sudah tidak ada lagi.
Buku itu diketahui ditulis oleh Peter Warren Singer dan August Cole. Singer merupakan ahli strategi dari New America Fondation, sedangkan Cole merupakan non-residen senior fellow di Brent Scowroft Center.
Novel Ghost Fleet diketahui diterbitkan pada tahun 2015. Itu bercerita tentang perang dunia yang bakal terjadi. Di novel itu juga tiga negara Amerika Serikat, Tiongkok, dan Rusia yang bekerja sama dalam perang dunia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022