
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang juga merupakan mantan Sekjen PDIP
JawaPos.com - Aksi ‘lompat pagar’ yang dilakukan oleh Kader PDIP yang juga merupakan Bupati Trenggalek, Emil Dardak mendapat sorotan dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tjahjo Kumolo.
Sebagaimana diketahui, karena aksi ‘lompat pagar’ itu, Emil akhirnya dipecat oleh partai PDIP karena lebih memilih pinangan Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menemani Khofifah Indar Parawansa di pemilihan gubernur Jawa timur (Pilgub Jatim).
Namun, Tjahjo yang merupakan politisi senior PDIP mengaku tak mempermasalahkan pencalonan Emil di Pilgub Jatim, meski dalam UU Pilkada dan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU), kepala daerah hanya wajib mengajukan cuti selama masa kampanye.
“Namun, sudah selayaknya pencalonan Emil di pilgub jatim tidak mengganggu kinerjanya sebagai bupati Trenggalek. Sebab, Undang-undang menyebutkan kalau masih dalam satu provinsi itu dia bisa mengajukan cuti,” kata Tjahjo saat ditemui di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (28/11).
Lebih lanjut, Tjahjo yang merupakan mantan Sekjen PDIP itu enggan mengomentari pencalonan Emil Dardak yang bukan diusung PDI Perjuangan, tapi justru melalui PD.
Menurutnya, sah-sah saja jika PD hendak mengusung Emil sebagai pendamping Khofifah Indar Parawansa di Pilgub Jawa Timur 2018.
"Ini bukan salah parpol, yang salah yang bersangkutan. Jangan sampai janji politik sebagai kepala daerah belum selesai atau baru setahun dia sudah punya target yang lain," ujar mantan Sekjen PDI Perjuangan itu.
Emil Dardak merupakan bupati Trenggalek yang mulai menjabat sejak Februari 2016 lalu. Namun belum setahun menjabat, ia sudah terlena rayuan Partai Demokrat dan Partai Golkar yang telah secara resmi menyatakan dukungannya untuk pasangan Khofifah-Emil pada Pilkada Jatim yang akan datang. Atas hal itu, PDI Perjuangan akhirnya memutuskan untuk memecat suami dari artis Arumi Bachsin tersebut.
Sementara tiga partai politik lain yang dari awal mendukung Khofifah di Pilgub Jatim, yaitu Partai NasDem, Partai Hanura, dan PPP, belum kembali menyatakan dukungannya setelah Khofifah menggandeng Emil.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
