Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Juni 2017 | 01.41 WIB

DPR: Polisi Jadi Target Teroris Ini Alasannya...

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Aparat Polri kembali menjadi korban penyerangan dari terduga teroris setelah sebelumnya bom di Terminal Kampung Melayu beberapa waktu lalu. Kali ini aparat yang sedang berjaga di Polda Sumatera Utara harus tewas karena diserang dua terduga teroris.


Menanggapi adanya kejadian tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Mulfachri Harahap‎ mengatakan, pelaku teror sudah semakin jelas saat ini sasarannya bergeser kepada aparat kepolisian. Hal ini bisa dilihat dari serangan bom di Sarinah, bom di Terminal Kampung Melayu dan terakhir dibunuhnya seorang petugas kepolisian oleh terduga teroris.


"Jadi memang teman-teman Polri di barisan paling depan menjadi target oleh kelompok teroris," ujar Mulfachri di kediaman Ketua MPR Zulkifli Hasan, Widya Chandra, Jakarta, Minggu (25/6).


Agar kejadian penyerangan terhadap polisi tidak terulang, aparat kepolisian diminta perlu meningkatkan intelijennya terhadap teroris. Sehingga apabila pelaku teror ingin melakukan aksinya, maka polisi bisa mengantisipasinya.


"Sehingga apabila ada potensi yang bakal muncul dalam bentuk serangan bisa diantisipasi sejak awal," terangnya.


Sebelumnya, terjadi penyerangan yang berakhir dengan pembunuhan terhadap satu anggota Polri dari Polda Sumatera Utara, yaitu Aiptu Martua Sugalinggung.


Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Rina Sari Ginting‎ membenarkan bahwa satu anggota kepolisian telah tewas. Kronologinya Martua secara tiba-tiba diserang oleh dua pelaku, sekira pukul 03.00 WIB.


Sampai saat ini, Rina masih mengumpulkan bukti-bukti dan menggali keterangan dari pelaku yang masih hidup. Namun dugaan sementara dua orang itu adalah teroris.


Sementara, berdasarkan informasi yang berhasil didapat JawaPos.com, pada saat pembunuhan itu, salah satu anggota jaga yang melihat kejadian itu langsung meminta bantuan dengan berteriak kepada personel Brimob yang bertugas. 


Atas teriakan permintaan tolong tersebut, selanjutnya Brimob memberikan bantuan dan melakukan tembakan peringatan, namun pelaku masih menyerang sambil mengucapkan kalimat takbir Allahu Akbar. Akhirnya petugas Brimob melakukan penembakan terhadap kedua pelaku. Satu dinyatakan tewas, dan satu masih hidup.(cr2/JPG)

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore