Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Juni 2017 | 10.40 WIB

Komunikasi Politik Media Sosial

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

Perkembangan teknologi membuat informasi semakin cepat diakses masyarakat. Bermodal smartphone dan jaringan internet masyarakat sudah bisa memantau persitiwa yang terjadi di seluruh dunia. 


Memposting dan membicarakannya di laman media sosial. Hal inilah kemudian membuat media sosial menjadi jaringan paling efektif dalam mencari informasi dan menyampaikan pendapat. 


Media sosial (medsos) telah menjadi bagian tidak terpisahkan bagi kehidupan masyarakat. Mewarnai berbagai bidang kehidupan, membentuk culture komunikasi baru, tidak terkecuali komunikasi politik. 


Bahkan media sosial menjadi sumber yang paling cepat dalam memberikan informasi terkait kontestasi politik. 


Komunikasi Politik 


Sampai hari ini tentu kita masih merasakan panasnya “perang” medsos Pilgub DKI Jakarta. Perdebatan kedua pihak masih dominan mewarnai laman media sosial kita. 


Medsos memang menjadi bagian penting dalam Pilgub DKI. Saking pentingnya, setiap kandidat menyiapkan tim khusus untuk menanganinya. Tim ini bekerja 24 jam untuk memantau setiap informasi yang berkembang.


Belum lagi gerakan swadaya dari simpul-simpul relawan. Biasanya mereka adalah loyalis-loyalis kandidat yang memang terpanggil untuk membangun citra postif serta membuat unggul kandidatnya. 


Fakta inilah yang membuat atmosfer media sosial terasa memanas selama kampanye. Kita selalu dipertontonkan perdebatan sengit di medsos, yang diistilahkan sebagai cyber war. 


Semua pihak saling beradu argumen untuk menunjukkan kandidat pilihannya adalah yang terbaik, terhebat, tersuci, dan ter- lainnya. 


Selain itu memang ada tim yang dibentuk untuk melempar isu, mengembangkan, dan meng-counternya. Jadi wajar saja, bila muncul isu apa pun tentang kandidat pasti akan memantik cyber war.


Fenomena pilkada DKI Jakarta ini menunjukkan bahwa pilkada di Indonesia telah memasuki babak baru dalam perkembangan strategi pemenangan politik. Medsos telah menjadi bagian penting kontestasi politik. 


Fakta inilah yang kemudian membuat politisi mulai aktif di medsos, baik lokal sampai nasional. Bahkan Presiden Jokowi  pun menyadari betapa pentingnya membangun komunikasi politik di media sosial. 


Kita semua bisa melihat bagaimanan aktifnya presiden di Twitter, Facebook, sampai Vlog. Bahkan Vlog yang dibuat Jokowi dan Raja Salman menjadi viral di Indonesia. 


Hal ini jelas mengindikasikan, bahwa para politisi memang memahami bahwa medsos adalah media komunikasi paling efektif di masyarakat saat ini.

Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore