Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Maret 2017 | 19.51 WIB

Mahyudin: Mayoritas Pemuda Golkar Tidak Ingin Ada Munaslub  

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin mengaku, mayoritas suara dari Gerakan Muda Partai Golkar (GMPG) tidak menginginkan adanya musyawarah nasional luar biasa (Munaslub), untuk menggantikan Setya Novanto dari jabatan ketua umum.


Desakan adanya Munaslub Partai Golkar ini dilakukan GMPG, apabila Setya Novanto resmi menjadi tersangka dugaan korupsi proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik atau e-KTP.


"Ya itu biasa‎ ada aspirasi di beberapa orang tapi pemuda Partai Golkar kan banyak, mayoritas tidak ada yang bersuara seperti itu," ujar Mahyudin di kediaman Agung Laksono, Cipinang Cempedak, Jakarta, Minggu (26/3).


Wakil Ketua MPR ini juga menambahkan, sampai saat ini mayoritas kader Partai Golkar baik di DPP ataupun DPW solit satu suara, tidak menginginkan adanya Munaslub. Hal itu dikarenakan semua kader mengedepan azaz praduga tak bersalah.


"Mayoritas kader Golkar solid tidak ada yang menginginkan untuk munaslub tersbut," katanya.


Sebelumnya, anggota GMPG Sirajuddin Abdul Wahab mendesak diadakannya Munaslub untuk mencari pemimpin baru di tubuh partai beringin. Itu jikalau Setya Novanto dijadikan tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Kata dia, pemangku kepentingan di Partai Golkar harus segera bersikap dengan adanya kasus ini. Karena ada  atau tidak keterlibatan Novanto akan  berdampak pada instiusi Partai Golkar.(cr2/JPG)

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore