
Politikus PDIP Maruarar Sirait dan Yenny Wahid saat bertemu warga dan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqomah, KH. Agus Salim ZH, Sabtu (4/3).
JawaPos.com - Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait mengunjungi Pondok Pesantren Al-Istiqomah di Desa Kebun Nanas, Kecamatan Pusaka Jaya, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Sabtu (4/3). Itu adalah kunjungan Ara di sela masa reses anggota DPR. Di sana, politikus yang akrab disapa Ara itu tak sendirian. Dia didampingi Direktur Wahid Institute Yenny Wahid.
Dalam kunjungannya, Ara dan Yenny disambut oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al-Istiqomah, KH. Agus Salim ZH. Pertemuan Ara dan Yenny dengan Kyai sepuh NU Kabupaten Subang tersebut berlangsung gayeng.
Ada sejumlah hal penting yang mereka perbincangkan. Antara lain terkait pembangunan infrastruktur yang digagas Presiden Joko Widodo dengan membangun pelabuhan Patimbang di Kabupaten Subang. Selain itu ada juga hingga isu-isu kehidupan keberagamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara yang mereka bahas.
Dalam pertemuan itu Yenny menyempatkan diri bercerita tentang pengalamannya saat bertemu dengan Raja Arab Saudi, Salman.
Menurutnya Raja Salman sangat bangga dengan Indonesia. Sebab, Indonesia adalah bangsa besar dan beragam baik suku, agama, adat dan ras tetap bersatu. Kata putri Gus Dur itu, Raja Salman begitu bangga dengan umat Islam di Indonesia yang mampu menjaga toleransi antar umat beragama. "Inilah yang tidak ada di bangsa lain. Meski kita beragam dan berbeda tapi kita tetap satu. Sehingga stabilitas bangsa ini dapat terjaga," katanya.
Maka itu, ia berharap kepada pesantren sebagai basis mencetak kader para ulama seharus mampu melahirkan santri yang berfikir dan berwawasan islam yang moderat. Islam yang terbuka dengan perbedaan pandangan dan menjujung semanangat toleransi dan keberagaman.
Sementara itu, Ara mengucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas penerimaan dirinya di Pondok Peseantren ini. Menurutnya kunjungan ini merupakan sarana silaturahmi dirinya sebagai wakil rakyat kepada konstituenya. "Kunjungan ini kami ingin menyerap aspirasi warga Subang khususnya di pesanteren ini," katanya.
Kata DPP TMP itu melanjutkan, mengapresiasi kinerja pemerintahan Joko Widodo dalam pembangunan infrastruktur. Khususnya perhatiannya kepada kabupaten Subang yang akan dibangun sebuah pelabuhan Patimbang. Menurutnya dengan adanya pelabuhan bertaraf internasional ini geliat ekonomi di kabupaten Subang akan terwujud. “Ini dapat menggerakkan perekonomian warga Subang," katanya.
Yang jelas, bagi Ara, pembangunnan bagi warga Subang tidak hanya berhenti pada pembangunan infrastuktur. Tapi pembangunana manusianya juga. “Kami akan terus mendorong kepada pemerintah dari Senayan (DPR) untuk juga memperhatikan pembangunan manusia di Subang dan melakukan pemberdayaan ekonomi rakyat.
Hal senada disampaikan pengasuh pondok pesanten Al-Istiqomah KH Agus Salim ZH. Ia mengapresiasi pembagunan infrastruktur di Kabupaten Subang pada pemerintahan Jokowi. Menurutnya hal tersebut akan berdampak positif bagi perekonomian Subang. “Pembangunan pelabuhan Patimbang secara langsung akan membuka lapangan kerja. Sehingga kesejahteraan masyarakat Subang akan terwujud," katanya. (mas/jpg)

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
