
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi/(Istimewa).
JawaPos.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menegaskan belum ada pembahasan mengenai revisi Undang-Undang (UU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ke versi lama.
“Belum ada. Belum ada kita bahas,” kata Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2).
Prasetyo juga menegaskan, Presiden Prabowo Subianto tidak pernah membicarakan isu revisi UU KPK, termasuk dalam pertemuannya dengan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, beberapa waktu lalu.
“Enggak ada. Tidak ada membahas sama sekali mengenai itu,” tegasnya.
Ia memastikan hingga saat ini tidak terdapat rencana untuk merevisi UU KPK. Saat disinggung mengenai sikap Jokowi yang menyetujui pengembalian UU KPK ke versi lama, Prasetyo mempertanyakan relevansi pernyataan tersebut.
“Apa hubungannya nih dengan Pak Jokowi? Enggak ada. Belum ada,” imbuhnya.
Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyatakan setuju jika UU KPK dikembalikan ke versi lama. Pernyataan itu disampaikan menanggapi usulan mantan Ketua KPK, Abraham Samad, agar UU KPK kembali direvisi.
"Ya, saya setuju, bagus," ucap Jokowi di Stadion Manahan, Solo, Jumat (13/2).
Jokowi menegaskan, revisi UU KPK pada 2019 merupakan inisiatif DPR. Ia meminta publik tidak keliru memahami proses yang terjadi saat itu.
"Jangan keliru ya, inisiatif DPR," tegasnya.
Ia juga menekankan bahwa dirinya tidak menandatangani revisi UU KPK tersebut.
"Memang saat itu atas inisiatif DPR direvisi, tapi saya tidak tanda tangan," pungkasnya.

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
Prediksi Skor Iran vs Selandia Baru di Piala Dunia 2026: Team Melli Diterpa Gejolak Geopolitik Tapi Punya Kans Menang
Prediksi Skor Arab Saudi vs Uruguay di Piala Dunia 2026: La Celeste Dijagokan Menang!
