Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 November 2025 | 21.12 WIB

Prabowo: Tak Usah Ribut-Ribut Whoosh, Saya Sudah Pelajari dan Tidak Ada Masalah!

Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo Subianto. (Istimewa)

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh pihak untuk tidak khawatir soal persoalan utang Kereta Cepat Jakarta Bandung alias Whoosh yang ramai dibincangkan akhir-akhir ini. Ia memastikan, dirinyalah yang akan bertanggung jawab terkait masalah tersebut. 

Prabowo menyebut telah mempelajari seluruh persoalan mengenai Whoosh. Bahkan, ia menilai tidak ada masalah yang berarti di dalamnya dan meminta PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk tidak usah khawatir. 

"Kemudian, tidak usah khawatir apa itu ribut-ribut Whoosh. Saya sudah pelajari masalahnya, tidak ada masalah, saya tanggung jawab nanti, Whoosh itu semuanya," kata Prabowo dalam acara Peresmian Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta, Selasa (4/11). 

"Indonesia bukan negara sembarangan, kita hitung, tidak ada masalah itu. PT KAI tidak usah khawatir, semuanya tidak usah khawatir. Rakyat kita layani, kita berjuang untuk rakyat kita. Teknologi, semua sarana, itu tanggung jawab bersama. Dan itu di ujungnya, tanggung jawab Presiden Republik Indonesia. Jadi saya sekarang tanggung jawab Whoosh," tambahnya. 

Lebih lanjut, Prabowo juga mengungkapkan seluruh transportasi massal yang ditujukan bagi masyarakat tidak boleh untuk dihitung untung dan rugi. Tetapi, kata dia, harus dihitung dan dilihat dari seberapa besar manfaatnya untuk masyarakat. 

"Whoosh itu, semua public transport di seluruh dunia. Itu jangan dihitung untung-untung, rugi-rugi, enggak. Hitung manfaat nggak untuk rakyat. Di seluruh dunia begitu. Ini namanya Public Service Obligation," ujar Prabowo. 

Di sisi lain, Prabowo juga mengaku bahwa Indonesia sanggup untuk menghadapi persoalan Whoosh. Bahkan, ia meminta permasalahan terkait kereta cepat tidak untuk dipolitisasi hingga menimbulkan kecemasan terhadap masyarakat. 

Ke depan ia memastikan bahwa pemerintah tak lagi bisa dibohongi oleh para pencuri kekayaan negara. Bahkan, pemerintah Indonesia juga berkomitmen untuk melakukan penghematan, penyelamatan dari semua hasil kekayaan sehingga bisa kembali dirasakan masyarakat. 

"Jadi jangan khawatir, saya sudah sampaikan semua, saya sudah pelajari masalahnya, Indonesia sanggup. Dan itu, wajar semuanya itu, jangan dipolitisasi. Jangan kita menari di gendangnya orang. Mungkin ada pihak-pihak dari nggak tau dari mana, yang ingin selalu menimbulkan kecemasan rakyat. Nggak, asal tenang-tenang saja," tutur Prabowo. 

"Bangsa kita kuat, bangsa kita kaya yang penting Pemerintah sekarang tidak boleh lengah. Pemerintah tidak boleh dibohongi, pemerintah tidak boleh membiarkan orang-orang yang mencuri kekayaan negara. Saya tidak akan ragu-ragu bersama tim saya, kita buktikan bahwa kita akan menghemat. Kita akan menyelamatkan, kita akan mencari semua sumber-sumber kekayaan, dan kita akan kelola dan kita akan kembalikan untuk kesejahteraan rakyat," pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore