Presiden Prabowo Subianto menghadiri penyerahan uang pengganti kerugian negara hasil korupsi minyak kelapa sawit (CPO) di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (20/10/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah memasuki satu tahun pertama. Alhasil, terdapat beragam penilaian yang tertuju pada jalannya pemerintahan ini.
Salah satunya datang dari Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia atau pengamat politik, Adi Prayitno. Sebagai sebuah kesimpulan, dirinya mengapresiasi kinerja satu tahun Prabowo dan Gibran pada bidang ekonomi.
“Kalau aku lihat, bapak-ibu, semua sebagai sebuah kesimpulan, kalau bicara tentang 1 tahun kinerja di bidang ekonomi, saya termasuk yang apresiasi,” kata Adi forum diskusi Kemenko Perekonomian bertema “Kemajuan Ekonomi Menuju Asta Cita: Sudah Sejauh Apa?” di Jakarta, Senin (20/10).
Dia menegaskan, kondisi negara memang sedang tak baik-baik saja. Terdapat berbagai masalah seperti efisiensi, perang dagang, dan perang tarif. Bahkan Amerika Serikat (AS) sempat menerapkan tarif impor sebesar 32 persen untuk Indonesia.
Namun, langkah dari Menko Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, akhirnya mampu membuat tarif impor tersebut menjadi turun dengan angka 19 persen.
“Itu nggak gampang bapak-ibu semua, Itu nggak perlu ngepost-ngepost di medsos, tali butuh lobby dan butuh meyakinkan pihak-pihak yang lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, dia menilai pada masa ini kebijakan-kebijakan Presiden Prabowo nyaris tak pernah ada resistensi dan tak pernah ada protes. Berbeda dengan masa Presiden Indonesia ke-7 Joko Widodo yang cukup membuat pusing pada tahun-tahun pertama akibat parlemen dikuasai oleh kelompok-kelompok oposisi.
“Dalam 1 tahun pemerintahan Prabowo dan Gibran, saya kira kerjasama antar-elit, kerjasama antar-partai hampir semuanya sudah menjadi bagian dari kekuasaan politik pemerintah,” tukasnya.
Dia pun menilai, kondusifitas dan stabilitas politik seperti ini termasuk prasyarat utama untuk meraih pertumbuhan ekonomi.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
