Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 26 September 2025 | 16.58 WIB

Prabowo Tawarkan Solusi Dua Negara Bagi Kemerdekaan Palestina, Perlu Dukungan Nyata PBB dan Dunia Internasional

Kota Gaza, Palestina semakin tak layak huni (Dok. Democracynow) - Image

Kota Gaza, Palestina semakin tak layak huni (Dok. Democracynow)

JawaPos.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menilai Pemerintah Indonesia perlu lebih aktif mendorong implementasi solusi dua negara atau two-state solution melalui diplomasi internasional, baik di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun di Organisasi Kerja Sama Islam (OKI).

Hal ini merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam sidang Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat Selasa (23/9). Menurut Sukamta, pernyataan Prabowo harus segera diterjemahkan ke dalam langkah nyata oleh PBB dan dunia internasional.

“Indonesia mengusung solusi dua negara untuk kemerdekaan Palestina yang didukung banyak negara. Namun, deklarasi ini hanya akan menjadi simbol diplomasi tanpa memberikan dampak bagi rakyat Palestina yang hingga kini masih mengalami penjajahan, penindasan, dan genosida, apabila tidak ada langkah nyata dari PBB dan dunia internasional,” kata Sukamta kepada wartawan, Jumat (26/9).

Legislator Fraksi PKS itu menyoroti sikap politik terbaru kelompok Hamas yang kini menyambut baik tawaran solusi dua negara. Menurutnya, hal ini merupakan peluang yang tidak boleh diabaikan.

“Hamas telah menegaskan tuntutan mereka mulai dari gencatan senjata permanen, penghentian blokade, pertukaran tahanan, penghentian pembangunan pemukiman ilegal, hingga penarikan Israel dari Gaza. Dunia internasional tidak bisa lagi menutup mata,” tegasnya.

Sukamta turut mengapresiasi langkah 11 negara, termasuk beberapa dari Eropa Barat, yang baru-baru ini memberikan pengakuan resmi terhadap Palestina. Dengan demikian, 159 dari 193 negara anggota PBB kini sudah mengakui Palestina.

Ia juga mendukung penuh tawaran Presiden Prabowo untuk mengirimkan 20 ribu pasukan Indonesia dalam misi perdamaian di bawah mandat PBB.

“Pengakuan atas Palestina menunjukkan adanya pergeseran sikap global. Momentum ini harus ditindaklanjuti, salah satunya dengan pengiriman pasukan Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan,” ujarnya.

Sukamta menegaskan, Indonesia wajib berada di garda terdepan dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Ia juga menegaskan konsistensi Fraksi PKS mendukung penuh perjuangan rakyat Palestina hingga terwujud negara merdeka, berdaulat, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota, serta menjamin hak kembali para pengungsi Palestina.

“Sekali lagi, Indonesia harus lebih aktif mendorong implementasi two-state solution melalui jalur diplomasi internasional, baik di PBB maupun di OKI. Kita juga harus tegas mengecam Israel atas kejahatan kemanusiaan dan pelanggaran hukum internasional yang telah dikategorikan sebagai genosida oleh penyelidik PBB,” pungkasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore