Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, pada Selasa (23/9). (istimewa)
JawaPos.com - Pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB soal konflik Palestina-Israel menuai banyak respon. Diantaranya disampaikan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan MUI Din Syamsuddin. Dia mengatakan pidato Prabowo itu ibarat teriakan di tengah samudera. Keras tapi langsung hilang ditelan ombak.
Sorotan Din tertuju pada poin pidato Prabowo tentang solusi dua negara atau two state solution. Dia menceritakan Solusi Dua Negara adalah pikiran lama yang dianut Pemerintahan Negara-negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI), termasuk Indonesia.
"Pikiran yang sesungguhnya baik untuk mengakhiri konflik antara Israel dan Palestina yang tak kunjung selesai dan berdampak global," kata Din dalam keterangannya (24/9).
Namun dalam praktiknya persyaratan bagi kedua negara tersebut tidak pernah dipenuhi oleh Israel. Persyaratan itu diantaranya pengunduran diri Israel atas wilayah Arab yg dikuasainya sejak Perang 1967 seperti Sinai dan Dataran Tinggi Golan.
Kemudian syarat penghentian pembangunan Pemukiman Yahudi di Wilayah Tepi Barat. Serta status Jerussalem sebagai kota suci dan tidak boleh dikuasai oleh satu pihak.
"Pembangunan pemukiman Yahudi di Tepi Barat semakin menjadi-jadi," ungkap Din. Kemudian secara sepihak Israel dengan dukungan Amerika Serikat menjadi Jerussalem sebagai Ibu Kota.
Selain itu Israel terus menerus melakukan pembangunan pemukiman di Tepi Barat. Bahkan Israel melakukan genosida atas Gaza dan menodai Masjid Al-Aqsha.
"Maka, Kesepakatan Solusi Dua Negara menjadi batal," tandas Din.
Menurut dia seruan Presiden Prabowo Subianto di PBB untuk revitalisasi Solusi Dua Negara nyaris seperti teriakan di tengah samudera. "Keras tapi hilang ditelan deburan ombak," tutur dia.
Din mengatakan solusi itu ideal tapi faktor-faktor fundamentalnya harus diatasi terlebih dahulu. Yakni penghentian genosida di Gaza dan penguasaan Israel atas wilayah Palestina yg didudukinya. Tanpa upaya itu, maka Solusi Dua Negara menjadi hampa.
Din mengatakan yang perlu dilakukan Indonesia sebagai negara cinta perdamaian dan keadilan, adalah mendesak Israel mundur dari wilayah pendudukan di Palestina. Kemudian menghentikan genosida. Serta segera menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi rakyat Gaza yg kelaparan.
Berikutnya jika jalan damai tidak digubris Israel, maka jalan militer lewat Peace Keeping Force (Pasukan Penjaga Perdamaian) atau War Preventing Force (Pasukan Pencegah Perang) adalah solusi. "Beranikah Indonesia mempelopori opsi ini? Sangat tergantung pada nyali dan kekuatan hati Kepala Negaranya," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi Indonesia dalam isu Palestina–Israel saat berpidato di High-level International Conference on the Peaceful Settlement of the Question of Palestine and the Implementation of Two-State Solution di Markas Besar PBB, New York, Selasa (23/9) waktu setempat.
Dalam forum tingkat tinggi itu, Prabowo menyatakan Indonesia akan mengakui Israel, bila Israel lebih dahulu mengakui kemerdekaan dan kenegaraan Palestina.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022