Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 26 Juli 2025 | 21.15 WIB

SBY Optimistis ASEAN Bisa Meredakan Konflik Thailand dengan Kamboja Seperti Pernah Terjadi 14 Tahun Lalu

Kamboja menyerukan gencatan senjata dengan Thailand (Athit Perawongmetha/Reuters) - Image

Kamboja menyerukan gencatan senjata dengan Thailand (Athit Perawongmetha/Reuters)

JawaPos.com - Panasnya hubungan antara Komboja dengan Thailand turut menarik perhatian Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Presiden Indonesia ke-6 itu yakin ASEAN bisa meredakan konflik bersenjata yang terjadi di daerah perbatasan tersebut. 

SBY menyampaikan pandangannya melalui akun media sosial @SBYudhoyono pada Sabtu (26/7). Menurut dia, kembali memanasnya hubungan antara Kamboja dengan Thailand membuat dirinya sedih. Menurut dia, itu menjadi set back atas kisah sukses ASEAN sebagai model kerja sama regional selama 60 tahun.

”Terjadinya eksodus kedua penduduk di perbatasan kedua negara tersebut, dalam jumlah yang besar, tentu bukan pemandangan yang indah bagi ASEAN, bagi kita semua,” terang dia. 

Menurut SBY, peaceful settlement masih sangat dimungkinkan. Mengingat ASEAN sebagai rumah bersama, termasuk bagi Kamboja dan Thailand, masih memiliki sumberdaya politik untuk mendorong pengakhiran konflik di antara kedua negara tersebut. 

”Kita semua menunggu langkah cepat dan tepat ASEAN, termasuk kepemimpinan yang efektif,” ujarnya. 

Dia mengakui bahwa konflik di antara kedua negara memiliki akar sejarah yang panjang dan sejumlah kompleksitas tertentu. Sebelumnya, kontak tembak di antara tentara Kamboja dengan Thailand beberapa kali terjadi. Terakhir pada 2011, saat SBY bertugas sebagai ketua ASEAN. 

”Saya juga melakukan peran mediasi, karena terjadi lagi kontak tembak di tahun itu. Alhamdulillah, dalam pertemuan segi tiga di Jakarta, antara saya dengan Perdana Menteri Kamboja Hun Sen dan Perdana Menteri Thailand Abhisit Vejjajiva (didampingi Menteri Luar Negeri masing-masing), membuahkan kesepakatan untuk sebuah peace settlement yang terjaga selama 14 tahun,” terang dia.

Karena itu, SBY percaya bahwa masih ada optimisme. Dia yakin konflik tersebut bisa dicarikan solusi damai yang sesuai dengan jiwa dan semangat ASEAN Charter 2007.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore