
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron saat kunjungan di Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/5/2025). (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
JawaPos.com - Ketua DPP PDI Perjuangan, Djarot Saiful Hidayat, mengingatkan Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk tidak terburu-buru membuka hubungan diplomatik dengan Israel. Sebab, sampai saat ini Israel masih melakukan aksi penjajahan terhadap Palestina.
Pernyataan itu disampaikan Djarot merespons ungkapan Presiden Prabowo yang ingin membuka hubungan diplomatik dengan Israel dengan syarat memberikan kemerdekaan Palestina.
"Kalau kita itu selalu berjuang untuk kemerdekaan Palestina, dan sekarang Palestina masih terjajah, maka Palestina harus merdeka terlebih dahulu. Untuk kita misalnya membuka hubungan diplomatik dengan Israel, jangan terlalu buru-buru, ya," kata Djarot di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (1/6).
Djarot menegaskan, dalam pembukaan UUD 1945 telah ditegaskan bahwa kemerdekaan merupakan hak atas segala bangsa. Karena itu, penjajahan di atas dunia harus dihapuskan.
Ia menyatakan, Palestina saat ini masih terjajah. Sebagaimana pembukaan UUD 1945, kemerdekaan Palestina merupakan amanat dari konstitusi.
"Kita menginginkan bahwa Palestina harus merdeka. Harus diakui kemerdekaannya sebagai bangsa yang berdaurat, yang selama ini tidak," tegas Djarot.
Djarot mengimbau, Pemerintah sebaiknya tidak terburu-buru membuka hubungan diplomatik dengan zionis Israel. Menurutnya, membuka hubungan diplomatik dengan Israel sama saja mengkhianati konstitusi.
"Sehingga kalau kita menjadikan hubungan diplomatik nanti dulu, sepanjang masih Palestina menjadi bangsa terjajah. Tidak bisa. Karena itu bertentangan dengan Undang-Undang Dasar," imbuh Djarot.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar Israel mengakui kedaulatan negara Palestina. Pernyataan itu disampaikan saat Prabowo melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (28/5).
"Indonesia sudah menyampaikan begitu, negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan kita siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," ujar Prabowo.
"Kami juga menyampaikan bahwa Indonesia siap untuk menyumbang pasukan perdamaian di kawasan tersebut," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
