
Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, Wiranto. Politikus Senior Hanura, Agus Zaini menyayangkan pernyataan Djafar Badjeber. Tudingan Djafar bahwa Wiranto mengintervensi KPU, sangat tidak etis.
JawaPos.com - Tudingan yang dialamatkan kepada Ketua Dewan Pembina Hanura, Wiranto menuai kecaman. Sejumlah kader sangat menyayangkan adanya pernyataan dari Politkus Hanura, Djafar Badjeber, yang menuding Wiranto meningntervensi KPU.
Politikus Senior Hanura, Agus Zaini mengatakan, apa yang disampaikan Djafar sejatinya tak pantas. Alias jauh dari etika politik.
"Yang menuduh Pak Wiranto melakukan intervensi KPU dan memanfaatkan jabatan sebagai Menko Polhukam, sangat tidak berdasar," tegas Agus Zaini kepada JawaPos.com, Selasa (10/7).
Sebelumnya, beredar rekaman di media sosial yang memuat pernyataan Djafar Badjeber, salah seorang Politikus Hanura. Dalam rekaman tersebut Djafar menuduh Wiranto melakukan intervensi terhadap KPU dan memanfaatkan jabatan sebagai Menko Polhukam.
Agus Zaini justru mengajak Djafar mengingat lagi masa lalunya yang pernah dibantu Wiranto. Terutama dalam meniti karir politik.
"Djafar harusnya ingat dengan baik. Hingga saat ini dia bisa menjabat jadi Komisaris Utama di salah satu BUMN karena support dan rekomendasi dari Pak Wiranto. Jadi aneh jika Djafar bisa bersikap kasar dan keji terhadap pak Wiranto," ujar Agus Zaini.
Pria yang juga salah satu tim perintis berdirinya partai Hanura itu, meminta semua kader hormat dan paham etika."Jangan lampiaskan dendam pribadi ke dalam lingkungan organisasi. Kedepankan etika," tandas Agus Zaini.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
