Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Januari 2025 | 23.41 WIB

Megawati Singgung Gelar Doktor yang Batal Diberikan UI, Kader PDIP Teriak Bahlil

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri berpidato pada Perayaan Hari Ulang Tahun atau HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jumat (10/1/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyinggung gelar doktoral yang batal diberikan Universitas Indonesia (UI) kepada Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Megawati merasa heran dengan batalnya pemberian gelar dari universitas ternama tersebut.
 
Pernyataan itu disampaikan Megawati,
saat mengungkit banyaknya gelar yang dirinya dapatkan. Gelar itu diklaim Megawati didapatkan karena dirinya ingin menjadi sosok yang intelek. 
 
"Tradisi intelektual itu opo? Supaya jadi orang pintar. Jangan munggu mawon, munggu mawon, opo neh? Nah, betul, planga plongo. Padahal pura-pura ngerti, tapi ga ngerti. Loh, banyak orang kayak begitu sekarang. Aku saja suka jadi gagap-gagap, iki pintar opo ora iki? Ngambil doktornya opo, iku sopo yang doktornya ga jadi, itu sopo yo?" Kata Megawati saat menyampaikan pidato politik dalam acara
HUT ke-52 PDIP, di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1).
 
Pertanyaan Megawati soal sosok yang batal mendapatkan gelar doktor itu dijawab kompak oleh para kader PDIP yang hadir. "Bahlil!" jawab para kader PDIP.
 
 
Megawati merasa lucu dengan kejadian pembatalan pemberian gelar itu. Sebab, ia merasa Universitas Indonesia bukan kampus abal-abal. 
 
"Profesor wae telu, bingung dewek aku. Itu bukannya universitas elek-elek loh," tegas Megawati. 
 
Presiden Ke-5 RI itu juga bercerita soal dirinya diminta menjadi pengajar pada salah satu universitas di Rusia. Namun yang menjadi lucu, ia mengaku diminta berbicara soal kecerdasan buatan alias artificial intelligent (AI). 
 
"Lucu deh, kemarin ini ke Rusia, suruh kasih lecture. Tapi lecture-nya lucu dan yang hadir seluruh rektor se-Rusia dan negara bagian. Yang lucunya, kok saya suruh kasih kuliah urusan AI, artificial Intelligence. Wih keren toh, yo? Tapi kan aku mikir, loh ngopo nggak yang lain? Tapi mintanya itu," pungkas Megawati.
 
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore