Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Oktober 2024 | 03.58 WIB

Klaim Sudah Keliling ke 125 Titik di Jakarta, Pramono: Saya Menemukan Banyak Sekali Warga yang Hidupnya Sangat Kekurangan

 
 

Calon gubernur (cagub) nomor urut 3, Pramono Anung merespons pernyataan rivalnya, cagub nomor urut 2 Dharma Pongrekun yang mendoakan dirinya jadi Presiden RI. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

 
JawaPos.com - Calon gubernur Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung mengaku telah berkeliling ke 125 titik di Jakarta. Pramono mengungkapkan dirinya masih banyak menemukan warga miskin di Jakarta.
 
Pramono bercerita, saat berkunjung ke Tanah Tinggi, Jakarta Pusat, menemukan seorang ibu, bernama Sunny. Menurutnya, Sunny mempunyai keluarga sebanyak 12 orang, tetapi hanya mempunyai dua kamar tidur. 
 
Pramono saat itu menyempatkan dialog dengan ibu Sunny, terkait kondisi keluarga yang tinggal dalam satu rumah.
 
"Saya bertanya bagaimana tidur? Bu Sunny menjawab tidurnya dibagi menjadi tiga shift, pagi, sore, dan malam hari," kata Pramono saat menyampaikan visi dan misi dalam agenda debat Pilkada Jakarta dengan tema 'Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial' di Ancol, Jakarta Utara, Minggu (27/10).
 
Tak hanya di Tanah Tinggi, Pramono juga mengaku menemukan kondisi serupa di kawasan lainnya di Jakarta, seperti Tambora, Tanah Abang, dan Taman Sari. Menurutnya, di Jakarta masih banyak warga yang hidupnya serba kekurangan.
 
"Saya menemukan banyak sekali warga yang hidupnya sangat kekurangan, persoalan Jakarta adalah perbedaan ataupun disparitas kaya dan miskin," ungkap Pramono.
 
Mantan Sekretaris Kabinet (Seskab) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) itu berjanji akan mengentaskan kemiskinan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan tetap menghadirkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP).
 
"Kartu Jakarta Pintar sangat diharapkan untuk warga Jakarta, KJP tidak lagi terpusat di Rawa Bunga, penyelesaiannya harus selesai di masing-masing kecamatan, 44 kecamatan yang ada di Jakarta," ucap Pramono.
 
 
Selain itu, Pramono menyatakan para penerima KJP juga akan digratiskan masuk ke berbagai tempat bersejarah di Jakarta, seperti Monas, Taman Mini Indonesia Indah, Ancol, museum, dan Ragunan.
 
"Untuk itu penerima KJP akan kami gratsikan untuk bisa melihat tempat-tempat tersebut, secara khusus untuk Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul tidak dievaluasi setiap tahun, mereka akan dapat langsung hingga selesai kuliahnya ditanggung oleh pemerintah," pungkas Pramono.
 
Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore