
Pemerintah menyelamatkan defisit BPJS Kesehatan dengan memberkan suntikan dana sebesar Rp 5 triliun dari pajak rokok.
JawaPos.com - Pemerintah melarang produsen rokok tembakau dan rokok elektronik untuk mempromosikan produknya dalam kemasan penjualan. Larangan itu juga tentang penggunaan kata-kata "premium" hingga "low tar"
Ketentuan itu tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang diundangkan pada Jumat (26/7) lalu.
"Setiap orang yang memproduksi dan atau mengimpor produk tembakau dilarang mencantumkan keterangan atau tanda apa pun yang menyesatkan atau kata yang bersifat promotif," bunyi Pasal 441 ayat 2 aturan tersebut yang dikutip pada Senin (5/8).
Adapun bentuk promotif itu bisa terejawantahkan dengan beberapa kata seperti "light", "ultra light", "mild", "extra mild", "low tar", "slim", "special", "full flavour".
"Atau kata lain yang mengindikasikan kualitas, superioritas, rasa aman, pencitraan, kepribadian, ataupun kata dengan arti yang sama," bunyi aturan tersebut.
Selain itu, seperti yang sudah ada saat ini, produsen rokok wajib mencantumkan informasi pada label setiap kemasan dengan penempatan yang jelas dan mudah dibaca terkait bahaya merokok.
Mulai dari pernyataan "mengandung nikotin dan tar'; pernyataan "dilarang menjual atau memberi kepada orang berusia di bawah 21 tahun dan perempuan hamil"; kode produksi, tanggal, bulan, dan tahun produksi, serta nama dan alamat produsen; dan pernyataan "tidak ada batas aman" dan "mengandung lebih dari 7.000 zat kimia serta lebih dari 83 zat penyebab kanker" untuk produk tembakau.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
