Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Februari 2024 | 04.15 WIB

Ganjar-Mahfud Paling Bontot, OSO Harapkan Masyarakat Tidak Dipermainkan Hasil Quick Count

Ganjar bersama Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) usai menggelar rapat rutin di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (3/1). - Image

Ganjar bersama Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) usai menggelar rapat rutin di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (3/1).

 
JawaPos.com - Ketua Umum  Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) mengimbau masyarakat  tidak dipermainkan hasil quick count (hitung cepat) terkait hasil Pilpres 2024.  Pernyataan OSO dilontarkan, merespons raihan hasil hitung cepat atau quick count yang menempatkan pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD paling belakang.
 
“Kita sudah menyebar 1,6 juta orang ke seluruh Indonesia dan sama sekali tidak terpancing dengan pihak-pihak lain. Penghitungan suara masih berproses, sebab yang menentukan semua ini adalah Tuhan, kebenaran. Rakyat tahu apa yang mereka pilih,” kata OSO itu saat melakukan pemantauan hasil quick count di Posko Relawan Mahfud MD, Jakarta, Rabu (14/2).
 
OSO mengungkapkan, TPN Ganjar-Mahfud telah menyebarkan 1,6 juta orang saksi ke seluruh Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Indonesia untuk menjaga suara.
 
 
“Demi keadilan Pemilu ini, terutama wasit-wasit ya lantas jangan lupa, kita juga telah menyebarkan 1,6 juta relawan  ke seluruh TPS di Indonesia untuk mengawasi penghitungan suara,  baik manual maupun secara elektoral,” ucap mantan Ketua DPD RI itu.
 
Menurutnya, TPN Ganjar-Mahfud secara keseluruhan telah melakukan segala sesuatunya secara maksimal. Ia pun meminta seluruh pihak agar menunggu hasil akhir dari penghitungan suara secara manual yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia, sehingga tidak terjebak dalam perang opini.
 
 
“Karena di 03 semua sudah melakukan sesuatu secara maksimal di semua  provinsi. Hasilnya bagus sekali. Jadi, kalau  dipermainkan quick count, jangan sampai kita dipermalukan di dunia internasional. Tahu-tahu quick count di sini berbeda  dengan internasional. Di internasional mungkin punya kepentingan khusus. Pasti lebih fair," pungkasnya.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore