
Menkopolhukam Wiranto diketahui tak nampak di Istana saat Jokowi menerima Aksi Kamisan.
JawaPos.com - Kelompok aksi Kamisan yang di isi oleh para korban pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat masa lalu, akhirnya diterima oleh Presiden Joko Widodo di Istana. Namun, Menkopolhukam Wiranto, yang membawahi bidang penegakan hukum dan perlindungan HAM, justru tak terlihat berada di Istana.
Hari ini, Kamis (31/5), bertepatan dengan aksi Kamisan yang ke-540. Sehingga para keluarga korban berharap pemerintahan Jokowi segera menuntaskan berbagai kasus HAM berat.
"Yang kami tuntut Pak Jokowi menyelesaikan kasus pelanggaran berat HAM masa lalu, dan menugaskan jaksa agung untuk menindaklanjuti berkas penyelidikan Komnas HAM," ucap Maria Catharina Sumarsih, sebelum bertemu Jokowi.
Sumarsih merupakan orang tua korban tragedi Semanggi I, Realino Norma Wirawan. Dia juga sudah pernah menyampaikan tuntutan kepada Jokowi, melalui Kantor Staf Presiden (KSP) pada Februari 2017 lalu dan menyampaikan tuntutan yang sama.
"Berulang kali kami masuk ke Istana presiden. Saya berharap Pak Jokowi memenuhi komitmennya untuk mewujudkan visi misi dan program aksi yaitu menyelesaikan kasus pelanggaran HAM berat masa lalu," kata Sumarsih menegaskan.
Saat ditanya apakah ada rencana mengajak presiden ikut aksi Kamisan? Sumarsih mengatakan bahwa semestinya tidak perlu diajak. Pasalnya, mantan gubernur DKI Jakarta itu bisa langsung hadir di antara keluarga korban yang menggelar aksi di depan Istana Merdeka.
Saat pertemuan di Istana Merdeka kali ini, Jokowi didampingi Kepala Staf Presiden Moeldoko, Staf Khusus Presiden Johan Budi dan beberapa staf lainnya.
Sedangkan Menko Polhukam Wiranto sudah lebih dulu meninggalkan Istana sebelum keluarga korban pelanggaran HAM berat tiba. Dia pun beralasan ada kegiatan lain. "Tanya ke mensesneg, saya ada tugas lain," jawab Wiranto sebelum memasuki mobil dinasnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
