Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 5 Februari 2024 | 04.13 WIB

Debat Capres Kelima, Anies Tegaskan Kebudayaan Bukan Sektor Pembangunan

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan memberikan gagasan pada debat kelima Pilpres 2024 di Balai Sidang JCC Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024).

 
JawaPos.com - Debat putaran kelima calon presiden diselenggarakan pada Minggu (4/2) malam berlokasi di Jakarta Convention Center (JCC).
 
Dalam sesi pertanyaan dengan sub tema kebudayaan yang diberikan kepada Prabowo Subianto, Anies memberikan tanggapannya.
 
"Budaya akan tumbuh berkembang dalam komunitas responsif, tiap individu memiliki kebebasan berkreasi dan tanggung jawab sosial. Undang-undang pemajuan kebudayaan telah terdistorsi oleh bikrotisasi dan komersialisasi budaya. Pertanyaannya apa pandangan dan sikap paslon terhadap proses destruktif dan tumbuhnya kebudayaan yang responsif," ucap moderator debat.
 
 
Anies Baswedan selaku capres nomor urut 01 memberikan tanggapan mengenai jawaban dari capres nomor 02.
 
Ia menjelaskan jika kebudayaan bukan bagian dari suatu sektor pembangunan.
 
"Kekayaan Indonesia itu justru pada kebudayaan, dan kebudayaan itu bukan suatu sektor pembangunan," ucapnya.
 
 
Anies menambahkan jika seluruh tujuan sektor bertujuan untuk kebudayaan.
 
"Kegiatan pembangunan ini tujuannya adalah untuk membangun kebudayaan. Tujuan dari semua sektor pembangunan adalah kebudayaan," ucapnya.
 
Anies juga mengungkap pentingnya peran pemerintah dalam pembangunan kebudayaan.
 
 
"Karena itu yang harus dikerjakan pemerintah adalah menciptakan ekosistem sehat, sehingga para budayawan bisa memunculkan ekspresinya," ujarnya.
 
Anies menuturkan jika budaya harus dikembangkan bukan sekedar dirawat.
 
"Budaya itu bukan hanya dirawat, jika dirawat seakan dia itu hanya warisan masa lalu saja, budaya itu harus dikembangkan, sehingga terus menerus berkembang," tambahnya.
 
 
Selain itu, Anies juga menambahkan rencana dengan menarik kementerian dalam misi kebudayaannya.
 
"Kami melihat perlu dibentuk, dan kami berencana kementerian kebudayaan yang nantinya akan menjadi penyalur sumber daya dari negara untuk diberikan kepada kalangan budayawan agar mereka tumbuh berkembang membangun karya-karya kebudayaan yang luar biasa di Indonesia," pungkasnya.
 
Debat kelima kali ini mengusung tema debat 'Kesejahteraan Pembangunan SDM dan Inklusi', sementara sub tema debat mencakup pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, kebudayaan, teknologi informasi, dan kesejahteraan sosial dan inklusi.

Editor: Nicolaus Ade
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore