Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 4 Februari 2024 | 05.12 WIB

Blak-blakan Pilih Mundur dari Pertamina Demi Perjuangkan Ganjar, Ahok: Karena Saya Taat Konstitusi, maka Putuskan Keluar

Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hadir dalam acara Konser Metal atau Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2). - Image

Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hadir dalam acara Konser Metal atau Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2).

 
JawaPos.com - Politikus PDI Perjuangan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok blak-blakan memilih mundur dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) demi mendukung Ganjar-Mahfud di pilpres 2024. Menurutnya, Ganjar Pranowo merupakan calon presiden yang paling pantas diperjuangkan menjadi presiden 2024. 
 
Sebab, jika tidak mundur ia tak bisa ikut kampanye. Konstitusi menegaskan, semua pejabat BUMN wajib mundur jika mendukung pasangan calon tertentu dan ikut kampanye.
 
"Kita selalu diajari untuk taat konstitusi. Konstitusi mengatur siapapun yang ikut kampanye dan dia anggota BUMN wajib mundur. Saya taat pada konstitusi, saya memutuskan keluar untuk memperjuangkan Mas Ganjar," terang Ahok usai menghadiri Konser Metal atau Kampanye Akbar Ganjar-Mahfud di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (3/2).
 
Ahok menjelaskan, semua pejabat negara seharusnya taat konstitusi jika berpihak dan ingin mengampanyekan calon tertentu pada pemilu 2024. Namun, ia enggan berkomentar terkait menteri dan kepala daerah yang saat ini ikut kontestasi pada pilpres 2024, apakah sebaiknya mundur atau tidak.
 
"Kalau menteri dan kepala daerah kan katanya nggak perlu mundur. Meskipun Pak Mahfud MD memilih mundur," tutur mantan Gubernur DKI Jakarta ini.
 
Yang pasti, Ahok mengaku, dirinya akan menyesal jika tidak memperjuangkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 3 di pilpres 2024. Diapun menegaskan, tak pernah menyesali keputusan mundur dari jabatan Komisaris Utama PT Pertamina.
 
"Iya, saya kira ini kesempatan saya seumur hidup ya. Bahwa kalau kita tidak memperjuangkan Mas Ganjar, kita akan menyesal seumur hidup nanti," punkas Ahok.
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore