Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Januari 2024 | 20.15 WIB

Pasca Debat Capres Tadi Malam, Pakar Pertahanan Menyebut Tawaran Revitalisasi ASEAN Perlu untuk Dicermati

Anton Aliabbas Ph.D, Dosen Paramadina Graduate School of Diplomacy (beritasumut.com) - Image

Anton Aliabbas Ph.D, Dosen Paramadina Graduate School of Diplomacy (beritasumut.com)

JawaPos.com - Pakar militer dan ahli pertahanan, Anton Aliabbas, mengajukan pertimbangan kritis terhadap rencana revitalisasi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), khususnya terkait revisi konsensus, yang diusulkan oleh calon presiden Ganjar Pranowo.

Dilansir dari Antara Senin (8/1), menurut Anton, tawaran revitalisasi ASEAN, terutama dalam konteks revisi konsensus, merupakan suatu perdebatan yang memerlukan perhatian mendalam.

Ungkapannya tersebut merespon jawaban Ganjar terkait kontribusi Indonesia terhadap penyelesaian isu Laut China Selatan dalam Debat Ketiga Capres Pemilu 2024 di Istora Senayan Jakarta.

Anton mempertimbangkan rencana revisi konsensus ASEAN dengan hati-hati, mengingat bahwa konsensus tersebut telah menjadi elemen penyatuan ASEAN hingga saat ini.

“Bagi saya, konsensus adalah salah satu alat ikat yang menjelaskan bagaimana ASEAN mampu bertahan hingga saat ini," tegas Anton.

Meskipun memiliki pandangan yang berbeda dengan Ganjar terkait hal ini, Anton memberikan apresiasi terhadap aspek lain dari tawaran Ganjar terkait penyelesaian isu Laut China Selatan.

Menurutnya, hal tersebut menjadi menarik, karena menunjukkan bahwa Indonesia harus memainkan peran sentral dalam mencapai kesepakatan sementara

Dalam menyimpulkan pandangan Anies Baswedan terkait ASEAN, Anton Aliabbas, pakar militer dan pertahanan, menekankan perbedaan yang signifikan dengan tawaran yang diajukan oleh Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 1.

Menurut Anton, Anies memiliki aspirasi untuk mendorong ASEAN sebagai blok regional, dengan Indonesia menempati peran utama sebagai pemimpin, yang sejalan dengan visi dan misinya yang lebih luas.

Anton juga memberikan kritik terhadap pandangan Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, terkait isu geopolitik.

Menurutnya, Prabowo hanya mengulang kembali pembicaraannya sebelumnya, fokus pada perlunya memperkuat kekuatan pertahanan Indonesia.

Anton menambahkan bahwa hal ini terlihat sebagai repetisi tanpa adanya pengembangan atau terobosan dalam pemikiran mengenai isu-isu geopolitik yang kompleks.

Dengan demikian, Anton Aliabbas secara tegas menyoroti perbedaan dalam pandangan dan pendekatan antara Anies dan Prabowo terhadap ASEAN serta isu-isu pertahanan.

Pendekatan yang berbeda ini mencerminkan variasi dalam visi kepemimpinan keduanya dalam menghadapi tantangan regional dan global yang kompleks.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore