
Anton Aliabbas Ph.D, Dosen Paramadina Graduate School of Diplomacy (beritasumut.com)
JawaPos.com - Pakar militer dan ahli pertahanan, Anton Aliabbas, mengajukan pertimbangan kritis terhadap rencana revitalisasi Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), khususnya terkait revisi konsensus, yang diusulkan oleh calon presiden Ganjar Pranowo.
Dilansir dari Antara Senin (8/1), menurut Anton, tawaran revitalisasi ASEAN, terutama dalam konteks revisi konsensus, merupakan suatu perdebatan yang memerlukan perhatian mendalam.
Ungkapannya tersebut merespon jawaban Ganjar terkait kontribusi Indonesia terhadap penyelesaian isu Laut China Selatan dalam Debat Ketiga Capres Pemilu 2024 di Istora Senayan Jakarta.
Anton mempertimbangkan rencana revisi konsensus ASEAN dengan hati-hati, mengingat bahwa konsensus tersebut telah menjadi elemen penyatuan ASEAN hingga saat ini.
“Bagi saya, konsensus adalah salah satu alat ikat yang menjelaskan bagaimana ASEAN mampu bertahan hingga saat ini," tegas Anton.
Meskipun memiliki pandangan yang berbeda dengan Ganjar terkait hal ini, Anton memberikan apresiasi terhadap aspek lain dari tawaran Ganjar terkait penyelesaian isu Laut China Selatan.
Menurutnya, hal tersebut menjadi menarik, karena menunjukkan bahwa Indonesia harus memainkan peran sentral dalam mencapai kesepakatan sementara
Dalam menyimpulkan pandangan Anies Baswedan terkait ASEAN, Anton Aliabbas, pakar militer dan pertahanan, menekankan perbedaan yang signifikan dengan tawaran yang diajukan oleh Ganjar Pranowo, calon presiden nomor urut 1.
Menurut Anton, Anies memiliki aspirasi untuk mendorong ASEAN sebagai blok regional, dengan Indonesia menempati peran utama sebagai pemimpin, yang sejalan dengan visi dan misinya yang lebih luas.
Anton juga memberikan kritik terhadap pandangan Prabowo Subianto, calon presiden nomor urut 2, terkait isu geopolitik.
Menurutnya, Prabowo hanya mengulang kembali pembicaraannya sebelumnya, fokus pada perlunya memperkuat kekuatan pertahanan Indonesia.
Anton menambahkan bahwa hal ini terlihat sebagai repetisi tanpa adanya pengembangan atau terobosan dalam pemikiran mengenai isu-isu geopolitik yang kompleks.
Dengan demikian, Anton Aliabbas secara tegas menyoroti perbedaan dalam pandangan dan pendekatan antara Anies dan Prabowo terhadap ASEAN serta isu-isu pertahanan.
Pendekatan yang berbeda ini mencerminkan variasi dalam visi kepemimpinan keduanya dalam menghadapi tantangan regional dan global yang kompleks.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
